Harga TBS dan CPO Sawit Turun , Belum Ada PHK Karyawan

Harga TBS dan CPO Sawit Turun , Belum Ada PHK Karyawan

  Jumat, 8 January 2016 08:25

Berita Terkait

PUTUSSIBAU—Dinas Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) kabupaten Kapuas Hulu memastikan turunnya harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit belum berpengaruh pada para karyawan/buruh yang bekerja di perusahaan sawit. Karena hingga saat ini buruh-buruh di perkebunan kelapa sawit masih tetap dipekerjakan perusahaan yang ada di Bumi Uncak Kapuas ini.

Kepastian tersebut disampaikan Roni Januardi, Kepala Disnakertransos Kapuas Hulu, Kamis (7/1) saat ditemui wartawan di ruang kerjanya.“Belum ada laporan pemecatan masal atau PHK dari perusahaan. Buruh masih tetap bekerja seperti biasa,” jelasnya. Kendari demikian, Disnakertransos tetap meminta laporan pada pihak perusahaan kelapa sawit terkait jumlah buruh yang dipekerjakan.

Dengan demikian akan termonitor apabila terjadi pemecatan para buruh.

“Kami ingin memastikan keadaan buruh tetap dimonitor,” jelasnya. Untuk angka real buruh, Disnakertransos meminta data buruh pertriwulan dari pihak perusahaan perkebunan kelapa sawit. Terkait pemenuhan tenaga kerja di perusahaan, cukup berimbang antara masyarakat lokal dan pekerja yang datang dari luar daerah.

Ada pun pekerja yang didatangkan dari luar daerah, kata Roni, seperti dari pulau Jawa, Nusa Tenggara Timur dan Sumatra. Demikian juga warga lokal tetap ada yang dipekerjakan. “Untuk permintaan agar pihak perusahaan perkebunan sawit memprioritas orang lokal, memang belum ada penyampaian secara tertulis. Cuma komunikasi secara lisan dari petugas yang turun saja,” tuturnya.

Hanya saja, kata mantan Kadis Perikanan Kapuas Hulu ini, untuk buruh tentu sesuai potensi, kalau lokal tidak ada, tentu ambil dari luar. Ada pekerjaan-pekerjaan tertentu yang memang tidak diminati oleh masyarakat lokal. Tentu perusahaan harus mendatangkan pekerjaan dari luar, sesuai dengan keahliannya. “Ada pekerjaan-pekerjaan tertentu yang harus dikerjakan pekerja dari luar,” paparnya.

Disisi lain, lanjutnya, Disnakertransos Kapuas Hulu  terus berkoordinasi kepada pihak perusahaan untuk memasukan para buruhnya menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan. Sebab hal ini diwajibkan dilakukan pihak perusahaan."Tapi kami sudah koordinasi ke pihak BPJS Ketenagakerjaan, perusahaan memang sudah mulai memasuk para buruhnya menjadi anggota BPJS," tutup Roni.(aan)

Berita Terkait