Harga Sembako Naik

Harga Sembako Naik

  Kamis, 12 May 2016 10:18
KHAWATIR: Bulan puasa kurang dari sebulan lagi, tetapi harga sembako dan barang lain mulai mengalami kenaikan. Warga pun khawatir memasuki Ramadan hingga Lebaran, harga akan lebih memuncak. ISTIMEWA

Berita Terkait

Khawatir Hingga Jelang Ramadan

SAMBAS – Warga Sambas keluhkan kenaikan beberapa kebutuhan pokok akhir-akhir ini. Bahkan mereka khawatir, jika kondisi ini akan terus terjadi menjelang datangnya Ramadan dan Idul Fitri mendatang. 

“Sekarang saja sudah naik, bisa saja kenaikan terus terjadi karena sebentar lagi Ramadan dilanjutkan dengan Idul Fitri,” kata Warga Sambas, Nani, Rabu (11/5).

Hal ini tentunya, akan memberatkan warga. Terutama beberapa kebutuhan yang harus dibeli menghadapi ramadan. Kepala bidang perdagangan Dinas Koperasi UMKM perindustrian dan perdagangan kabupaten Sambas, Nisa Azwarita membenarkan jika telah terjadi kenaikan harga pada beberapa kebutuhan pokok di pasar-pasar yang ada di Kabupaten Sambas.

“Kalau bisa dikatakan, kebanyakan kebutuhan pokok yang naik,” kata Nisa Azwarita, Rabu (11/5) ditemui wartawan di ruang kerjanya.

Berdasarkan hasil pemantauan. Terjadi kenaikan harga lima hingga 20 persen pada komoditi Cabe besar, cabe kering, dan gula pasir. Dimana untuk cabe besar di pasar Sambas Rp45 ribu per Kilogramnya, kemudian di pasar Pemangkat Rp50 ribu, di Pasar Tebas Rp60 ribu dan di Teluk Keramat Rp50 ribu.

Kemudian untuk cabe kering, di empat pasar tersebut berkisar Rp55 ribu hingga 70 ribu. Padahal harga sebelumnya rata-rata Rp45 ribu. Gula pasir juga mengalami hal sama, dimana harga sebelumnya rata-rata Rp13 ribu per Kilogramnya. Saat ini di empat pasar tersebut berkisar Rp14 ribu hingga Rp15 ribu.

Kenaikan juga terjadi pada komoditi telur. Sebelumnya harga berada pada Rp23 ribu per Kilogram (rata-rata). Saat ini menjadi Rp24 ribu hingga 25 ribu per kilogramnya. Kenaikan ini, disebabkan pasokan dari Pontianak kurang.

Bahkan. Nisa memprediksi, kenaikan harga ini bisa saja terus terjadi. Seperti saat ini, dimana masyarakat Sambas memiliki kebiasaan menjelang datangnya Ramadan, membuat acara di rumah. Kemudian berlanjut memasuki Ramadan hingga Idul Fitri nanti.

“Terutama sekali telur dan daging ayam, pengalaman-pengalaman sebelumnya. Akan ada peningkatan kebutuhan menjelang Ramadan dan Idul Fitri,” katanya.(fah)

Berita Terkait