Hanya 3 Perajin Kantongi Izin Industri

Hanya 3 Perajin Kantongi Izin Industri

  Jumat, 8 April 2016 09:19
BESI : Suasana bimtek pengrajin besi di Wisata Nusantara Mempawah. WAHYU/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

MEMPAWAH- Pemerintah Kabupaten Mempawah memberikan perhatian terhadap keberadaan pengrajin besi diwilayah itu. Dari data Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi UKM, Pertambangan dan Energi (Disperindagkoptamben), ada sepuluh pengrajin besi. Namun, hanya tiga pengrajin yang mengantongi izin tanda daftar industri.

“Sejauh ini, kami belum memiliki data pasti terkait jumlah dan keberadaan pengrajin besi. Yang terdata hanya sepuluh pengrajin saja. Dan dari jumlah itu hanya tiga pengrajin yang memiliki izin tanda daftar industri,” ungkap Kepala Bidang Perindustrian Disperindagkoptamben Kabupaten Mempawah, Irnawati disela-sela kegiatan bimbingan teknis (bimtek) pengrajin pandai besi di Wisata Nusantara Mempawah sejak tanggal 6-9 April 2016.

Bimtek yang dilaksanakan kerjasama Dinas Perindsutrian dan Perdagangan Kalimantan Barat dengn Disperindagkoptamben Mempawah itu diikuti 20 pengrajin besi di Kabupaten Mempawah.

“Bimtek ini sebagai bentuk pembinaan kepada para pengrajin besi dalam meningkatkan kreatifitas dan inovasi produksinya. Makanya, para peserta harus memanfaatkan ilmu yang disampaikan pemateri dengan sebaik mungkin agar bisa diaplikasikan dilapangan,” tutur Irnawati.

Menurut Irnawati, ilmu dan pengetahuan yang disampaikan dalam bimtek akan menambah wawasan para pengrajin besi. Hingga mampu mengasah skill dan kemampuan para pengrajin itu sendiri.

“Dengan kemampuan yang memadai, diharapkan hasil kerajinan logam yang diproduksi akan jauh lebih baik dan memiliki nilai ekonomis tinggi. Kegiatan ini sekaligus kami manfaatkan untuk melakukan pendataan pengrajin besi untuk dimasukkan ke dalam database industri pandai besi di Kabupaten Mempawah,” terangnya.

Ditempat yang sama, Kasi Industri Logam dan Mesin Bidang ILMEA Disperindag Kalbar, Drs. Endi Ezwar, menjelaskan, bimtek tersebut untuk meningkatkan kemampuan pengrajin besi di Kabupaten Mempawah. Dengan demikian, usai mengikuti pelatihan para pengrajin bisa mengembangkan desain dan diversifikasi produk yang berdaya saing.

“Adapun materi pelatihan meliputi pemahaman bahan baku, peralatan desain dan praktek pembuatan produk kerajinan logam, yang disampaikan oleh instruktur profesional di bidangnya,” tuturnya.(wah)

Berita Terkait