Hangat dengan Menu Berkuah

Hangat dengan Menu Berkuah

  Kamis, 31 March 2016 10:01

Berita Terkait

Menu berkuah memang selalu menarik perhatian. Apalagi ketika dinikmati selagi hangat dan dimusim penghujan pula, tentu saja sensasi kuahnya membuat tubuh terasa lebih hangat. Ada banyak menu berkuah yang bisa dicoba, dari olahan mie, buntut sapi, hingga olahan ikan. 

Oleh : Marsita Riandini

Menikmati mie dengan kuah yang hangat tentu sangat nikmat. Terutama sebagai sajian makan siang Anda.  Apalagi jika ditambahkan udang segar di dalamnya. Sajian ini pula yang For Her nikmati saat bertandang ke Hotel Santika Pontianak. Sajian menu  bewarna jingga kemerahan ini memang menggoda selera. Anda pun bisa mencobanya di rumah sebagai menu hidangan keluarga.

Saat menikmatinya, tak perlu lagi menambahkan nasi, sebab Chef Yohanes Hadi Purwanto sudah menambahkan mie telor didalamnya. Tetapi menjadikannya sebagai teman makan nasi pun juga cocok. Bergantung dari selera Anda. “Menu ini menggunakan mie telor. Terserah sih mau mie pipih atau yang lebih tebal,” tambah Eksecutive Chef Hotel Santika itu. 

Selain pedas, mie kuah udang juga terasa sedikit asamnya. Perpaduan yang pas, terutama cocok bagi Anda penyuka pedas. “Untuk rasa asamnya itu saya memang menambahkan asam jawa. Ada pula laos, seray, juga daun jeruk,” papar dia. 

Cara menikmatinya juga bergantung selera. Chef Hadi sengaja menyajikannya terpisah dengan kuahnya.  Bagi Anda yang ingin langsung menikmati bersama kuahnya, bisa langsung menyiramkan ke dalam mangkuk yang sudah berisi mie dan udang itu. Cara lainnya bisa menyeruput sesendok demi sesendok kuah yang ada di dalam mangkuk, sembari menikmati tiap gigitan dari udang segar tersebut.  

Melengkapi menu makan siang Anda, Sop Buntut menjadi pilihan yang cocok. Menu yang satu ini termasuk salah satu menu yang paling digemari.  Daging dari buntut sapi ini memang memiliki rasa yang gurih karena terlapisi dengan lemak. Tentu saja ada teknik khusus dalam memasaknya agar terasa lebih empuk. “Sop buntut memang lebih bagus menggunakan sapi impor, karena tekstur yang dihasilkan lebih lembut dan tidak mudah terlepas. Beda kalau dari daging lokal, selain proses pemasakkannya lama, juga banyak yang lepas dari tulangnya,” jelas dia. 

Kondimen lain yang ditambahkan pada menu tersebut ada kentang, wortel, juga tomat. Sama halnya dengan mie kuah udang, sop buntut juga sedap dinikmati selagi hangat. “Menu sop buntut ini memang digemari. Tetapi jika ingin rasa yang berbeda ada pula sop buntut bakar, juga goreng,” tambahnya yang mengatakan untuk sup buntut bakar dan goreng terpisah dari kuahnya. 

Penyuka Ikan Asam Pedas pasti senang bisa menikmati menu yang satu ini. Terbuat dari olahan ikan patin, Chef Hadi pun menyajikan semangkuk ikan asam pedas yang menggoda. Ditambahkan pula nanas dan timun didalamnya untuk menikmati sensasi rasa yang berbeda. “Pada umumnya sajian menu ikan asam pedas disini sama saja. Cuma saya lengkapi dengan nanas dan timun. Soal selera saja sih sebenarnya. Sengaja pula saya tambahkan cabe hijau dan cabe merah, untuk membuat tampilannya menjadi menarik,” pungkasnya. 

Berita Terkait