Hamilton Kunci Gelar Juara Dunia 2015

Hamilton Kunci Gelar Juara Dunia 2015

  Selasa, 27 Oktober 2015 14:00

AUSTIN--Lewis Hamilton mengunci gelar juara dunia lebih cepat setelah merebut kemenangan di Grand Prix Amerika Serikat, Senin (26/10) dini hari WIB. Ia menjadi pembalap asal Inggris pertama yang berhasil mempertahankan gelar juara dunia Formula 1.

Untuk jadi juara dunia, Hamilton harus merebut sembilan poin lebih banyak dari Sebastian Vettel dan dua poin dari Rosberg. Namun hingga sembilan lap menjelang garis finis, ia masih berada di belakang Rosberg. Itu artinya ia masih harus menunggu hingga balapan di Meksiko untuk memastikan gelar juara dunia musim ini.

Tapi di lap berikutnya, Rosberg melakukan kesalahan di tikungan 16 yang membuat posisinya bisa diambil alih Hamilton hingga tak terkejar lagi sampai finis. Dengan komposisi Hamilton juara, Rosberg kedua, dan Vettel ketiga di GP AS, maka Hamilton sudah dapat dipastikan tak terkejar lagi di posisi puncak klasemen pembalap dan berhak atas gelar ketiga sepanjang karirnya menyusul gelar pada tahun 2008 dan 2014 lalu. Ia mengumpulkan 327 poin, unggul 76 poin atas Vettel dengan tiga seri tersisa.

 “Ini adalah Momen yang indah. Sulit untuk menjelaskannya dengan kata-kata,” kata Hamilton seperti dilansir situs resmi F1. “Saya ingat kemenangan pertama saya di Inggris ketika ayah dan saya pulang ke rumah sambil bernyanyi kami adalah juara. Pada saat itu hanya balapan lokal, dan sekarang sungguh gila jika melihat saya adalah pengoleksi tiga gelar juara dunia. Saya berhutang banyak kepada ayah dan keluarga atas dukungannya sepanjang tahun dan terus menyaksikan saya,” imbuh Hamilton.

Pembalap berusia 30 tahun itu juga merasa tersanjung bisa menyamai rekor Aryton Senna yang merupakan pembalap F1 idolanya sejak kecil. Musim ini Hamilton dan timnya, Mercedes, masih terlalu perkasa. Catatan yang ia raih musim ini bahkan lebih hebat dari musim lalu. Ia telah meraih sepuluh kemenangan, 15 kali podium, dan sebelas pole position dalam 16 balapan hingga GP AS.

Tak seperti musim lalu, ia kini melaju lebih nyaman di depan, unggul jauh dari rekan setimnya, Nico Rosberg. Tercatat, ia hanya tiga kali finis di belakang Rosberg tahun ini. Dominasinya sudah terlihat sejak memenangi seri pembuka di Australia diikuti dengan gelar di Tiongkok, Bahrain, Kanada, Inggris, Belgia, Italia, Jepang, dan Rusia.

Balapan selanjutnya yang akan digelar di Meksiko, Brasil, dan Abu Dhabi hanya akan jadi ajang formalitas buat pembalap yang pernah memberikan gelar juara dunia kepada McLaren tersebut.  Namun, masih ada pertarungan antara Vettel dan Rosberg untuk memperebutkan tempat runner up.

Saat ini keduanya hanya terpaut empat poin saja. Jika bisa mengurangi kesalahan, Rosberg berpeluang mengulang hasil musim lalu, namun Vettel yang mobilnya lebih segar setelah memakai mesin baru (kelima) juga punya peluang untuk finis di di belakang Hamilton musim ini. (dim)