Hamili Anak Dibawah Umur

Hamili Anak Dibawah Umur

  Rabu, 3 Agustus 2016 09:59
TERSANGKA: Erik (24) di tangkap oleh unit reskrim Polsek Sungai Raya saat berada di Pelabuhan Sri Bintan Pura wilayah Tanjung Pinang. POLSEK SUNGIA RAYA FOUR PONTIANAK POST

Berita Terkait

SINGKAWANG—Kepolisian sektor Sungai Raya belum lama ini mengamankan Erik (24) yang membawa kabur anak gadis di bawah umur tanpa seizin orangtua korban. Kejadian di wilayah hukum Polres Kabupaten Bengkayang ini dengan korban bernama  SL (16). Dia masih duduk di bangku SMA. Keduanya diamankan petugas kepolisian saat berada di wilayah hukum kepolisian Kepulauan Riau.

 
Tanpa perlawanan, tersangka dan korban digiring ke Mapolsek Pelabuhan Sri Bintan Pura, wilayah Tanjung Pinang.

 “Informasi yang kami peroleh bahwa terlapor dan korban, Kamis 21 Juli 2016, berangkat menuju Tanjung Pinang. Akhirnya anggota kepolisian di sana sudah menunggu kedatangan terlapor dan korban,” ucap Kapolres Bengkayang AKBP Bambang Irawan, S.IK melalui Kapolsek Sungai Raya AKP Afrialdy Agung Perdana, Senin (1/8) kepada media ini.

Dia mengatakan hasil penyelidikan terhadap tersangka Erik (24) dan korban SL (16), Minggu 24 Juli pukul 07.00 wib yang dilakukan oleh unit reskrim Polsek Sungai Raya yang sudah berada di Mapolsek Pelabuhan Sri Bintan Pura wilayah Tanjung Pinang.

Bahwa pengakuan tersangka dan korban pergi tanpa sepengetahuan orangtua atau walinya guna melakukan nikah sirih karena korban hamil di luar pernikahan. Ia menuturkan selain itu hasil penyelidikan tersangka mengakui telah melakukan persetubuhan terhadap korban SL (16) lebih dari satu kali, pertama kali korban masih duduk di kelas 2 SMP tahun 2014 di tepi pantai pulau Lemukutan. 

Setelah itu tersangka bersama korban melanjutkan hubungan badan sebanyak lima kali pada saat orangtua korban  tidak berada dirumah.

 “Hasil pengakuan tersangka bahwa korban lagi hamil. Tersangka membawa pergi korban untuk nikah siri. Namun rencana mereka melarikan diri gagal, karena petugas kita dilapangan sudah mengamankan dan membawa tersangka dan korban di Mapolsek Sungai Raya,” paparnya.

Kapolsek Sungai Raya menambahkan kepada tersangka Erik (24) yang melarikan anak gadis di bawah umur masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian. Sedangkan korban SL (16) juga masih dalam proses penyelidikan dan akan diserahkan kepada orangtua korban di Desa Pulau Mukutan, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang.

Dia menyatakan kepada tersangka yang membawa kabur anak gadis dibawah umur tanpa sepengetahuan orangtua atau walinya sudah melanggar undang-undang hukum pidana. Terhadap tersangka Erik (24) dikenakan UU No 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak pasal 82 ayat 1 Jo Pasal 332 ayat 1 butir 1 dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

 “Saat ini kami masih meminta keterangan saksi dan bukti lainnya. Setelah itu kasus ini akan kita serahkan kepihak kejaksaan guna di proses di tingkat pengadilan negeri. Supaya tersangka mendapat hukuman yang setimpal atas perbuatannya dari putusan pengadilan negeri,”  imbuh AKP Afrialdy Agung Perdana di Mapolsek Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang. (irn)

Berita Terkait