Hadirkan Mesin Waktu di Usia Hampir Setengah Abad , Semarak HUT SMA Negeri 3 Pontianak

Hadirkan Mesin Waktu di Usia Hampir Setengah Abad , Semarak HUT SMA Negeri 3 Pontianak

  Minggu, 21 February 2016 07:31
FOTO KENANGAN: Seorang siswa melihat foto kenangan di lorong waktu. Dalam perayaan HUT SMA Negeri 3 Pontianak kali ini, mereka mencoba menghadirkan sebuah mesin waktu. MIRZA A MUIN/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SMA Negeri 3 Pontianak usianya hampir setengah abad. Banyak kenangan dan prestasi yang ditorehkan salah satu SMA favorit itu. Di tahun ini, mereka mencoba menggali memori indah dari tahun ke tahun. Di tempat berlorong hitam, mereka memajang semua foto kenangan. Mereka namakan tempat itu ‘mesin waktu.’MIRZA AHMAD MUIN, Pontianak

 
ADA yang unik di gelaran HUT ke-49 SMA Negeri 3 Pontianak, kemarin (20/2). Bukan karena mereka mendatangkan artis papan atas nasional. Di tahun ini mereka mencoba menggali kenangan di tiap masa, dengan memajang foto perangkatan. Pajangan foto tersebut dipamerkan di satu tempat yang disulap jadi lorong bebalut kain hitam. Mereka menyebut lorong hitam tersebut sebagai mesin waktu.

Di lorong hitam, terpajang ratusan foto para siswa sekolah tersebut dari masa ke masa. Satu persatu foto tergantung di sepanjang area lahan parkir yang disulap jadi lorong mesin waktu. “Ketika memasuki lorong ini, semua orang dapat melihat kenangan SMA 3. Di foto itu terpajang semua kenangan perangkatan dari tahun ke tahun,” ucap ketua Panitia HUT SMA 3 Pontianak ke 49, Nurul Dwi Fitria.

Mesin waktu juga jadi tema ulang tahun SMA Negeri 3 Pontianak tahun ini. Dia ingin semua siswa ketika melihat ratusan foto sepanjang lorong dapat melihat bagaimana sekolah mereka tempo doeloe. Ide ini muncul dari kreativitas siswa sekolah tersebut. Adanya sekolah ini sampai sekarang tentu tidak melupakan perjalanan panjangnya. Tidak salah rasanya foto tempo dulu ditampilkan kembali. Karena masa lalu dan jalan panjang SMA Negeri 3 hingga kini merupakan satu bagian yang tak bisa terpisahkan.

Pelaksanaan kegiatan ini sendiri telah dilakukan mereka sejak 19 Februari lalu. “Di hari pertama banyak kegiatan dilakukan. Tahun ini kita juga mengundang pihak luar untuk berpartisipasi di perayaan ini. Ada band lokal terkenal Pontianak. Hari ini (kemarin, Red) paginya diisi dengan karnaval dan stand up comedy, penutup kita juga mengundang artis papan atas Indonesia, Budi Do Re Mi,” ungkapnya.

Untuk penutupan kegiatan akhir nanti, mereka merencanakan akan ada perwakilan dari pihak internal akan menyampaikan seutas kata. Di acara perayaan ke-49, mereka tetap melibatkan para alumni. Namun penggarapan acara sepenuhnya dilakukan oleh panitia yang berstatus sebagai pelajar di SMA Negeri 3. “Banyak alumni datang di reuni ini. Di tahun depan umur SMA 3 tepat setengah abad. Rencananya akan dibuat acara akbar dan melibatkan semua alumni,” ujarnya.

Salah satu pelajar SMA Negeri 3 Pontianak, Ikbal, tak ingin melewatkan tiap momen acara ini. “Ada perbedaan ulang tahun ini dengan yang lalu. Tahun ini panitia juga mengundang dari luar. Kalau meriah, ya lebih meriah tahun ini,” ujarnya tersenyum.

Dia berharap, ke depan, SMA tempatnya mencari ilmu itu dapat terus maju dan terus memberi prestasi baik sisi akademik, seni, dan olahraga. Mengenai mesin lorong waktu yang memajang banyak foto kenangan, menurut dia menarik dan dapat mengingatkan kembali bagaimana sekolah mereka tempo dulu. Terutama bagi pelajar kini, menurut dia, ini sebagai dokumentasi. Menurutnya, sebuah foto dapat menjadi kenangan. Apabila konsep ini lebih dimatangkan, digambarkan dia, serasa dapat kembali ke masa lalu. “Mesin waktu, tema ini bagi saya menarik, karena dapat memgingat kembali peristiwa lampau dengan melihat tiap foto kenangan perjalanan SMA 3 Pontianak,” tutupnya.(*)

 

Berita Terkait