Hadapi Kemarau, Libatkan Warga

Hadapi Kemarau, Libatkan Warga

  Jumat, 25 March 2016 13:47
KARHUTLA: Simulasi penanganan Karhutla usai Apel Kesiapsiagaan Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (KARHUTLA) di wilayah Singkawang Utara tahun 2016 di lapangan Sepak Bola Garuda Kelurahan Setapuk Kecil, Kecamatan Singkawang Utara, Kamis (24/3)

Berita Terkait

SINGKAWANG--Kapolsek Singkawang Utara IPTU Joko Santoso memimpin Apel Kesiapsiagaan Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (KARHUTLA) di wilayah Singkawang Utara  tahun 2016 di lapangan Sepak Bola Garuda Kelurahan Setapuk Kecil, Kecamatan Singkawang Utara, Kamis (24/3).

Apel diikuti Anggota DPRD Kota Singkawang, Camat Singkawang Utara, Lurah se Kecamatan Singkawang Utara, anggota Polri, Anggota TNI, Tim Menggala Agni, Masyarakat Peduli Api Kecamatan Singkawang Utara, Badan Pemadam Kebakaran Swasta (BPKS) Dwi Tunggal, Pelajar, serta undangan lainnya.

Kapolsek Singkawang Utara, Iptu Joko Santoso dalam amanatnya mengatakan tujuan Apel pleton Karhutla ini merupakan penggelaran kepedulian dan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi secara dini dalam menghadapi musim kemarau yang akan dihadapi.

"Disamping itu, instruksi Presiden Republik Indonesia menekankan kepada pemerintah  kabupaten/Kota, TNI dan Polri serta unsur masyarakat untuk melaksanakan langkah-langkah yang tepat serta upaya upaya pencegahan dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan,” katanya.

Dimana sebelumnya, lanjut Kapolsek, Kapolda Kalbar juga telah membuat maklumat tentang Karhutla, yang intinya mengimbau dan mengajak masyarakat Kalimantan Barat mengatasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan  diwilayah yang berpotensi rawan kebakaran hutan dan lahan.

“Maklumat tersebut telah disampaikan kepada anggota Polri terutama Kanit Binmas dan para Babinkamtibmas untuk menyebarluaskan kepada masyarakat dan instansi terkait lainnya untuk melakukan pencegahan penanganan dan penanggulangan secara proaktif bukan secara reaktif,” jelas Kapolsek.

Selain itu, ada beberapa faktor terjadinya kebakaran hutan, antara lain faktor geografi, faktor kecerobohan manusia , faktor pembukaan lahan pertanian dan perkebunan dengan cara membakar hutan serta faktor kesengajaan oknum tertentu.

“Beberapa faktor tersebut mempunyai pengaruh terhadap kehidupan bangsa dan negara diberbagai bidang antaralain bidang perekonomian, bidang sosial budaya, bidang kesehatan dan bidang lainnya. untuk itu mari kita satukan perseopsi baik dari unsur pemerintah atau kekuatan masyarakat untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” ajak Kapolsek.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, akan dibuat perencanaan untuk pengoperasian peralatan-peralatan yang diiliki serta membentuk posko disetiap kelurahan serta membuat imbauan kepada masyarakat didaerah ataupun ditempat lain yang berpotensi terjadinya Karhutlah. “Kita akan melakukan pengawasan dan patroli dengan membentuk kelompok disetiap kelurahan  sehingga sangat mudah untuk menggerakkan dalam penanganan dan mengantisipasi Karhutla diwilayah masing-masing,” ujar Kapolsek. (har)

Berita Terkait