Gulirkan Kelompok Perempuan Pedesaan Tangguh

Gulirkan Kelompok Perempuan Pedesaan Tangguh

  Selasa, 21 June 2016 10:00
SAMBUTAN: Wakil Bupati Sambas, ketika memberikan sambutan dan meresmikan Program Gerakan Kelompok Perempuan Pedesaan Tangguh di desa Sepadu Kecamatan Semparuk. OZY/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

SAMBAS - BPPKB Kabupaten Sambas gulirkan  Program Gerakan Kelompok Perempuan Pedesaan Tangguh, Senin, (20/6) di Desa Sepadu Kecamatan Semparuk. Wakil Bupati Sambas hadir dalam kegiatan Sosialisasi dan penyampaian informasi tentang Gerakan Kelompok Perempuan Pedesaan Tangguh.

Kelompok ini dibentuk sebagai upaya menghimpun potensi perempuan pedesaan untuk bersama-sama meningkatkan kualitas hidup dan kapasitas perempuan khususnya dalam pendidikan, kesehatan, dan keterampilan mengelola kehidupan keluarga.

Pada kesempatan itu hadir Wakil Bupati Sambas ; Hj Hairiah SH MH, ketua TP PKK Kabupaten Sambas ; Hj Lusyanah Kosasih SPd Amd Far, anggota komisi B DPRD Kabupaten Sambas ; Hj Muazah Al Aladawiyah, Sekretaris Jendaral Koalisi Perempuan Indonesia dari Jakarta ; Dian Kartika Sari , ketua GOW Kabupaten Sambas  Hj Zunaida Zainuddin SH, para kepala SKPD atau yang mewakili, Camat Semparuk, Kepala Desa Sepadu, tokoh masyarakat dan Warga desa setempat.

“Dipilihnya desa Sepadu ini, bukan tanpa alasan, karena kita melihat fakta dilapangan bahwa dari sisi pendidikan, 90 persen perempuannya hanya menamatkan pendidikan SD dan bahkan ada yang tidak tamat SD, kemudian 70 persen masyarakatnya merupakan petani tradisional, serta angka kematian ibu dan anak yang masih tinggi juga menjadi tantangan kita untuk mengentaskan semua permasalahan itu,’ kata kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Sambas, Hj Wahidah SE Msi ketika ditemui usai kegiatan. Lebih lanjut kata Wahidah, bahwa desa Sepadu memberikan tantangan tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Sambas sebagai desa percontohan untuk program Kelompok Perempuan Pedesaan Tangguh, yang nantinya diharapkan akan diikuti oleh desa-desa lainnya di Kabupaten Sambas.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Sambas, Hj Hairiah SH MH mengatakan bahwa kegiatan ini sinergis dengan program yang sedang digalakkan Pemerintah, yaitu meningkatkan  Indeks Pembangunan Manusia (IPM) khsususnya, di Kabupaten Sambas. “ Pemerintah sendiri khususnya Kabupaten Sambas, punya prioritas program yaitu meningkatkan IPM kabupaten Sambas, kegiatan seperti ini merupakan salah satu upaya kita mewujudkan hal tersebut. program Kelompok Perempuan Pedesaan Tangguh ini, merupakan salah satu upaya memberdayakan peran perempuan agar tidak kalah berperan aktif dalam pembangunan,” ujar Hairiah.

Wakil Bupati berharap, program yang digulirkan oleh BPPKB Kabupaten Sambas ini mendapat dukungan penuh dan melibatkan berbagai kalangan. Untuk mewujudkan keberhasilan program ini memang tidak mudah, katanya. Tapi akan berhasil jika ada sinergis kerjasama lintas sektor dilakukan secara intensif dan maksimal. “Untuk itu Kepada semua pihak terkait seperti Pemerintah melalui SKPD-SKPD-nya, parlemen, Camat, Pemerintah Desa dan dukungan organisasi kemasyarakatan dan partisipasi aktif

segenap warga masyarakat, sangat menentukan keberhasilan program ini,” jelas dia. Hairiah juga berpesan, agar peran ibu-ibu di pedesaan dalam mendidik anak lebih dimaksimalkan lagi. “ ini juga tantangan kita, bagaimana mengubah mind set ibu-ibu tentang pola mendidik anak, diharapkan bisa mengarahkan dan memotivasi putra-putrinya agar mau bersekolah hingga jenjang yang lebih tinggi dan lebih baik lagi dari

orang tuanya. Dan yang tak kalah pentingnya lagi adalah, mari kita bersama-sama mengedukasi para orang tua khususnya ibu-ibu, agar benar-benar mendidik anaknya dan tidak mudah menikahkan anaknya di bawah umur, karena rentan dengan masalah ketidaksiapan mental berumah tangga, dan memiliki resiko tinggi dalam melahirkan,” ungkap Hairiah lagi.

Kemudian, hal senada juga diungkapkan oleh Ketua TP PKK kab. Sambas, Hj Lusyanah Kosasih SPd Amd Far Mengatakan diperlukan upaya bersungguh –sungguh dalam mewujudkan ketangguhan perempuan khususnya dibidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi , agar mampu membantu suami membina keluarga yang harmonis dan sejahtera “bapak dan ibu harus bekerjasama membangun keluarga terutama membina keharmonisan rumah tangga dan memberi perhatian besar pada pendidikan anak-anak,” kata Lusyanah. Harapannya tentu saja agar kelangsungan hidup keluarga bisa lebih baik

lagi. Kemudian, lanjut Lusyanah, walau sekarang masa pendidikan kita sebagai orang tua telah lewat, namun masih bisa belajar dari luar sekolah, pusat pendidikan dan keterampilan yang dilselenggarakan oleh Dinas/ badan Pemerintahan di berbagai sektor juga merupakan cara terbaik menambah wawasan dan keterampilan para ibu-ibu.

Pada kegiatan sosialisasi tersebut, Camat Semparuk H Abrar SIP, dan Anggota DPRD Kabupaten Sambas ; Hj Muazah Al-Adawiyah, juga berksempatan didapuk memberi kata sambutannya. Usai peresmian kegiatan, dilanjutkan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara Wakil Bupati dan warga desa Sepadu Kecamatan Semparuk. Kemudian ditutup

dengan penyerahan bingkisan secara simbolis oleh Wakil Bupati Sambas kepada Kepala Desa Sepadu Kecamatan Semparuk.(ser/ozy)

Berita Terkait