Gula Illegal , 32 Karung Ditahan

Gula Illegal , 32 Karung Ditahan

  Jumat, 26 February 2016 08:43
GULA ILEGAL: Polisi menangkap mobil yang diduga sebagai penyalur gula ilegal dari perbatasan Entikong ke Pahauman, Kabupaten Landak. SUGENG/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SANGGAU-Rabu (24/2) malam 19.30, Satuan Reserse Kriminal Polres Sanggau menggagalkan peredaran gula ilegal asal luar negeri yang akan dibawa ke daerah Pahauman Kabupaten Landak. Dari dalam mobil pelaku disita 32 karung gula merk AAA dan SARUANG.

Polisi memberhentikan mobil innova KB 1463 MC tepat di Jalan Raya Beduai-Entikong di Desa Bering Bekawat Kecamatan Beduai, Sanggau atau tidak jauh dari Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum Beduai. Sopir berinisial AL bersama rekannya PL hanya bertugas mengantarkan barang tersebut sampai ke tempat tujuan.Gula merk AAA sebanyak 26 karung dan SARUANG (Thailand) sebanyak 6 karung ini diketahui milik RD. Sedangkan semua kegiatan dari pembelian sampai pada penjualan sudah dikondisikan oleh IY yang merupakan orang kepercayaan sang pemilik modal.

“Itu kami ketahui dari keterangan sopir dan rekannya. Semuanya sudah diatur oleh IY ini. Mereka hanya tinggal mengantarkan saja ke tempat tujuannya dengan sejumlah uang bayaran,” ungkap KBO Reskrim, Ipda Rahmad Kartono Kamis (25/2) sore kemarin.Gula-gula tersebut dibeli dari seseorang berinisial SU yang merupakan warga di Entikong. Gula tersebut dibawa ke Pasar Pahauman di Kabupaten Landak untuk diecer kepada pembeli. “Disana untuk dijual eceran. Kami masih kembangkan kasus ini,” ujar dia.

Diakui Rahmad, dalam sepekan terakhir kepolisian terus mengintenskan rajia untuk gula-gula asal luar negeri yang masuk tanpa ijin ini. Pihaknya masih akan terus melakukan penangkapan setiap peredaran gula tersebut.“Iya bang, kami terus intenskan pengungkapan peredaran gula ilegal ini. Karena sudah ada informasi bahwa gula-gula ini kembali marak peredarannya dengan berbagai modus baru,” katanya. (sgg)

Berita Terkait