Gudang Obat Kimia Farma Terbakar

Gudang Obat Kimia Farma Terbakar

  Minggu, 22 May 2016 10:34
BERJIBAKU: Tampak petugas pemadam kebakaran sedang berjibaku, berupaya memadamkan api yang melahap gudang obat di Jalan KH Wahid Hasyim, kemarin sore. AGUS PUJIANTO/PONTIANAK POST

Berita Terkait

PONTIANAK – Gudang obat milik Kimia Farma di Jalan KH Wahid Hasyim, Kecamatan Pontianak Kota, Sabtu (21/5) sore terbakar. Belum dipastikan penyebab pasti asal mula api, namun dugaan sementara akibat konsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. 

Tim pemadam kebakaran bergerak cepat saat mendapat informasi terjadinya kebakaran. Belasan mobil pemadam memadati lokasi yang persis di tepian jalan raya tersebut. Banyaknya antusiasme masyarakat yang ingin menyaksikan dan mengabadikan musibah tersebut, sontak membuat petugas sulit mendekati lokasi.

Pihak kepolisian juga tampak mengambil inisiatif mengalihkan jalur kendaraan sementara. Sembari menunggu pemadaman usai, lalu lintas di jalan yang dikenal dengan nama Jalan Penjara menuju Sungai Jawi tersebut ditutup total. 

Meski kobaran api tidak terlihat, namun kepulan asap terus keluar dari celah dan atap gudang yang berbentuk rumah tersebut. Puluhan petugas pemadam kebakaran cukup kesulitan memadamkan kepulan asap. Apalagi dalam gudang dipastikan tidak ada orang dan dalam keadaan terkunci. 

Tim pemadam pun mengambil inisiatif untuk membongkar pintu model ruko tersebut. Setidaknya, butuh waktu 10 menit untuk mereka bisa menjebolnya. Petugas langsung menyisir area menggunakan selang panjang mencapai titik api. 

Sejumlah saksi mata dari warga setempat mengaku tidak tahu asal muasal api. Tiba-tiba saja, dari dalam rumah mengeluarkan asap tebal. “Tidak tahu, tiba-tiba ada asap keluar dari gudang itu. Mungkin konsleting, soalnya tadi mati lampu,” kata Rusman, warga setempat.

Petugas keamanan gudang, Alim Mustafa, membenarkan bahwa rumah tersebut merupakan gudang obat milik Kima Farma. Namun dia mengaku tidak mengetahui dari mana api tersebut berasal. Sebab, saat kejadian, dirinya sedang berjualan. “Saya tugas jaga malam. Saya ndak tahu, kok bisa terbakar? Saya tadi dihubungi warga,” ungkapnya.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Pontianak Kota, Kompol Alber Manurung, mengungkapkan, setelah mendapatkan informasi dari masyarakat, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi kebakaran untuk pengamanan. Dia juga mengaku belum mengetahui persis penyebabnya, namun dugaan sementara akibat konsleting listrik. “Setelah semuanya aman, nanti kami akan cari keterangan. Dugaan sementara konsleting,” ujarnya. (gus)

Berita Terkait