Gudang Elektronik Terbakar

Gudang Elektronik Terbakar

  Selasa, 30 Agustus 2016 09:30
BERJIBAKU : Sukarelawan Pemadam Kebakaran sedang berjuang memadamkan api di gudang elektronik milik Amen. WAHYU/PONTIANAK POST

Berita Terkait

MEMPAWAH- Amen, 47 warga Desa Sungai Duri I, Kecamatan Sungai Kunyit hanya bisa tertunduk lesu melihat tempat usahanya dilalap si jago merah, Senin (29/8) sekitar pukul 08. 30 WIB. Butuh waktu satu jam bagi pemadan kebakaran untuk memadamkan kobaran api.

Amen mengaku tidak menduga gudang tempatnya menyimpan barang elektronik itu menjadi korban amukan api. Sebab, ketika dirinya pergi meninggalkan bangunan itu dalam kondisi baik-baik saja. Amen pergi keluar untuk mengambil barang dagangannya.

Alangkah kagetnya Amen ketika mendapatkan kabar dari rekannya yang memberitahukan gudang miliknya terbakar. Amen pun bergegas kembali ke gudang dengan harapan dapat menyelamatkan barang-barang berharga milikna. Namun, upaya Amen sia-sia. Seluruh barang elektronik termasuk satu unit mobil yang berada didalam gudang itu tak mampu diselamatkan dari amukan si jago merah.

Tak lama berselang, unit pemadam kebakaran pun tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran. BPA Sungai Duri, BPA Mempawah dan mobil pemadam milik Baan Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (BLHPB) Pemerintah Kabupaten Mempawah pun berjibaku memadamkan api.

Pemadam kebakaran pun harus bersusah payah memadamkan kobaran api. Sebab, gudang berisikan barang elektronik itu menjadi santapan empuk si jago merah. Setelah kurang lebih satu jam, akhirnya api pun berhasil ditaklukan petugas. Namun, tak ada apapun yang bisa diselamatkan Amen dalam musibah itu.

“Semuanya terbakar, termasuk satu unit mobil yang saya simpan didalam gudang. Saya tidak tahu dari mana sumber api muncul. Kalau bicara kerugian, mungkin mencapai miliaran rupiah,” singkatnya berlalu.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun hingga berita ini diturunkan belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran gudang tersebut. Petugas pun telah memasang garis polisi di sekitar TKP. Agar memudahkan kepolisian untuk melakukan penyelidikan dan mengungkap sumber api yang melalap gudang penyimpanan barang elektronik itu.(wah)

Berita Terkait