Gubernur Minta Selama Ramadan Dan Idul Fitri Sembako Aman

Gubernur Minta Selama Ramadan Dan Idul Fitri Sembako Aman

  Jumat, 24 June 2016 09:30
BANTUAN: Dra.Hj Ida Kartini M.Si, Staf Ahli Gubernur Kalbar Bidang Pembangunan menyerahkan bantuan Pemprov Kalbar yang diterima secara simbolis oleh Bupati Ketapang diwakili Sekda Ketapang. PONTIANAK POST

Berita Terkait

KETAPANG – Gubernur Kalimantan Barat mengucapkan selamat kepada Pemerintah Kabupaten Ketapang yang kembali mendapat penilaian Wajar Tanpa Pengecualian atas penyajian  laporan keuangan dari BPK-RI.

Penegasan tersebut disampaikan Staf Ahli Gubernur bidang Pembangunan, Dra Hj.Ida Kartini M.Si dalam safari Ramadan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Ketapang, Rabu (22/6) petang.

“Pemerintah Kabupaten Ketapang menjadi salah satu dari empat kabupaten/kota di Kalimantan Barat yang  mendapatkan penilaian Wajar Tanpa Pengecualian,” kata Gubernur Kalbar diwakili Dra Hj.Ida Kartini M.Si, Staf Ahli Bidang Pembangunan Pemprov Kalbar.

Penilaian WTP, kata mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kalimantan Barat mengandung maksud agar penyajian laporan keuangan ditingkatkan lebih baik lagi dari waktu ke waktu. Dengan predikat WTP, tidak mengandung makna bebas dari pemeriksaan. Selain penyajian laporan keuangan yang sudah semakin baik, diharapkan ke depan juga dalam penggunaan keuangan negara tidak terdapat kecurangan.

Penyajian laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Ketapang kembali dinilai oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Kalimantan Barat dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian.

Penilaian dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) diserahkan Kepala BPK-RI Perwakilan Kalimantan Barat, pada hari Selasa, tanggal 21 Juni 2016. Penyajian laporan keuangan dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian juga pernah diterima Pemkab Ketapang pada tahun 2015.

Sangat penting dalam silaturahmi tersebut disampaikan pesan Gubernur Kalbar bahwa selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri diingatkan kebutuhan sembako terpantau. Kebutuhan sembako diharapkan tetap aman tercukupi.

Selain amannya kebutuhan sembilan bahan pokok, tidak kalah penting adanya pengawasan terhadap keselamatan konsumen. Jangan sampai barang kebutuahn Ramadan, dan Idul Fitri mengalami kadaluarsa dan mengandung bahan berbahaya. Karena itu, Pemkab Ketapang dan jajarannya diminta secara aktif melakukan pemantauan dan pengawasan.

Selain itu, staf ahli yang mewakili Gubernur juga mengingatkan Pemkab Ketapang dan  jajaran untuk mewaspadai gejala flu Singapura.  Jika diperlukan, dapat melakukan penyuluhan serta tindakan pencegahan terhadap flu Singapura. Ia berharap di daerah Kabupaten Ketapang tidak terkena flu Singapura. Selain itu Gubernur  juga mengingatkan betapa pentingnya mewaspadai bahaya narkoba  yang mengancam peradaban bangsa, serta kejahatan asusila dan kejahatan lainnya di masyarakat, seperti pemerkosaan, pembunuhan keluarga kandung dan lain-lain jangan terulang kembali. Dalam silaturahmi Ramadan Pemrov Kalbar di pendopo rumah dinas Bupati Ketapang, Gubernur Kalbar juga menyerahkan sejumlah bantuan ke masyarakat Ketapang dan diterima secara simbolis oleh Sekda Ketapang.

Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Drs HM Mansyur M.Si menegaskan
Silaturahmi Ramadan yang dilakukan Pemprov Kalbar, merupakan sebuah bentuk kepedulian kepada masyarakat Kabupaten Ketapang. Selain menjelaskan secara umum kondisi Kabupaten Ketapang, Drs HM Mansyur M.Si juga menjelaskan kebutuhan masyarakat akan barang dalam tiga bulan kedepan relatif stabil. Stabilnya kebutuhan barang pokok di Kabupaten Ketapang dalam tiga bulan kedepan berdasarkan Plt Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindag. Pada kesempatan itu, Sekda Ketapang juga menyerahkan bingkisan kepada beberapa pengurus Yayasan di Kota Ketapang. (ser)

Berita Terkait