Gubernur Dorong Pegawai Islam Berzakat

Gubernur Dorong Pegawai Islam Berzakat

  Kamis, 18 February 2016 08:49
Gambar dari JawaPos

Berita Terkait

PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis berupaya mendorong pengelolaan zakat di wilayahnya. Salah satunya dengan menerbitkan surat edaran agar pemerintah kabupaten kota maupun seluruh pimpinan instansi vertikal mendorong pegawai beragama Islam untuk membayar zakatnya pada setiap Unit Pengelolaan Zakat yang dibentuk Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalbar dan kabupaten kota.

“Edaran tersebut ada yang sudah menindaklanjutinya dalam bentuk edaran bupati ataupun walikoya,” kata Cornelis dalam pelantikan Pelantikan Pimpinan Baznas Provinsi Kalbar periode 2015-2020 di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (17/2).Menurut Cornelis, kedepannya diharapkan bupati maupun walikota dapat mengambil kebijakan berkenaan dengan peningkatan pengumpulan zakat oleh Baznas ini. Saat ini berkembang wacana pemerintah daerah diharapkan apat mewajibkan zakat penghasilan bagi pegawai maupun karyawan yang beragama Islam. Tetapi kebijakan ini perlu dikaji lebih lanjut.

“Kebijakan ini tentunya masih perlu dikaji dari berbagai dimensi khususnya dari dimensi kesesuaian dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tutur Cornelis.

Cornelis meminta zakat-zakat yang dikumpulkan dari mereka yang bekerja di Kalbar dapat dikelola dan disalurkan kepada masyarakat Kalbar. Dalam pengumpulan zakat, Baznas menghadapi tantangan bahwa saat ini banyak Lembaga Amil Zakat bermunculan di Kalbar. Lembaga tersebut merupakan cabang dari LAZ di daerah lain.

“Baznas provinsi harus bisa melakukan pembinaan dan pengawasan. Karena jika terjadi penyimpangan atau penyalahgunaan dapat mempengaruhi kepercayaan masyarakat dalam berzakat,” ungkap Cornelis.Cornelis juga meminta kepada Kementerian Agama Provinsi Kalbar dapat membangun sinergi lebih baik dalam mengembangkan kegiatan zakat bersama Baznas di masyarakat. “Baznas juga harus berjalan sesuai ketentuan yang ada,” katanya. (uni)

Berita Terkait