Guardiola Belajar Dari Mantan

Guardiola Belajar Dari Mantan

  Selasa, 26 April 2016 09:30
ARAHAN: Pelatih Bayern Munich Pep Guardiola (tengah) saat memberikan arahan pada pemainnya pada lag a yang berlangsung di stadion Olympic, Berlin (23/4). ODD ANDERSEN / AFP

Berita Terkait

MUENCHEN – Der trainer Bayern Muenchen Josep Guardiola menyiapkan amunisi terbaiknya untuk first leg semifinal Liga Champions. Tujuh pemain dirotasi pada spieltag 31 di Bundesliga Sabtu (23/4) lalu di  Berlin. 

Guardiola memang gregetan dengan gelar Liga Champions bersama Die Rotem julukan Bayern. Sudah tiga musim bersama klub asal Bavaria itu capaian tertinggi hanyalah semifinal. Si Kuping Besar 

Seperti diberitakan The National kemarin (25/4) lawatan ke Vicente Calderon, markas Atletico, pada Kamis (28/4) dini hari nanti Guardiola menyiapkan formulasi khusus. 

“Laga lawan Atletico ini akan sangat berbeda ketika bertanding di Bundesliga. Semua pemain tak sabar untuk menantikan pertandingan di Liga Champions,” ucap Guardiola. 

Pria berusia 45 tahun itu tahu rekor kandang Atletico sangat susah dipatahkan. Dalam lima laga kandang, hanya Benfica yang bisa menang 2-1 di Vicente Calderon pada 30 September lalu. 

Menuju laga ini, Bayern kehilangan tiga penggawanya. Yakni Jerome Boateng, Holger Badstuber, dan Arjen Robben. Kingsley Coman juga diragukna main. 

“Kami tahu bermain 100 persen sepanjang musim sangatlah susah. Akan tetapi saya tahu seandainya pemain sanggup mengeluarkan lebih dari 100 persen untuk laga tertentu,” tutur Guardiola. 

Seperti diberitakan UEFA Guardiola pun belajar banyak kepada Barcelona. Mantan tim yang dibesutnya itu menyerah kepada Atletico di Liga Champions. 

Guardiola menganalisis kelemahan dan kelebihan Atletico secara mendalam. Guardiola pada musim  terakhirnya di Barcelona pun kesulitan menghadapi strategi Atletico dan Diego Simeone. 

Penyerang Bayern Mario Goetze pun mengakui kalau gaya main Atletico adalah kontra dari epak bola Bayern yang mengedepankan ball possesion. Lihat saja , dengan penguasaan bola di bawah 30 persen, Atletico bisa menyingkirkan juara bertahan Barcelona di perempat final. 

“Kami harus bermain dengan lebih pintar saat bertemu Atletico. Kami akan lebih berhati-hati sejak menit pertama laga dan waspada serangan balik Atletico,” ujar mantan pemain Borussia Dortmund itu. (dra)

Berita Terkait