Giliran Mantan Asisten Adukan Saipul Jamil

Giliran Mantan Asisten Adukan Saipul Jamil

  Kamis, 25 February 2016 08:04
Korban Kedua Saipul Jamil inisial AW (22) saat diperiksa di Direskrimum Polda Metro Jaya, Rabu (24/2/16). AW mengaku dia dilecehkan oleh ipul pada Maret 2014. FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS

Berita Terkait

JAKARTA – Proses hukum Saipul Jamil makin pelik. Di tengah penyidikan kasus pelecehan seksual terhadap remaja DS, pedangdut itu kembali diadukan untuk perkara serupa. Kali ini yang melaporkan mantan suami Dewi Perssik tersebut adalah mantan asistennya, Alvin Wijaya.

Alvin melapor ke Mapolda Metro Jaya kemarin sore (24/2). Pria berusia 21 tahun itu datang bersama kuasa hukumnya, Raidin Anom, sekitar pukul 17.00. Dalam laporan tersebut, Saipul dilaporkan atas perkara perbuatan cabul dengan kekerasan pada Maret 2014.

Raidin mengatakan, saat itu Saipul mengajak kliennya untuk menginap di rumahnya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Kemudian, Saipul meraba-raba badan Alvin. Tidak hanya meraba, dia juga melakukan kekerasan. ”SJ (Saipul Jamil, Red) menutup mulut, menekan tangan, dan menindih kaki sehingga klien kami tidak bisa melawan,” terangnya.

Dia menyatakan, kliennya baru melapor sekarang bukan karena ikut-ikutan. Tetapi, saat itu Alvin mengaku takut. Selain karena Saipul merupakan public figure, saat itu umur Alvin masih sangat muda. ”Baru kali ini dia mau melapor,” ujarnya.

Alvin mengaku, selama enam bulan dirinya menjadi asisten Saipul, kasus pencabulan terjadi dua kali. Raidin juga membawa barang bukti berupa foto-foto. Namun, hingga saat ini tidak ada hasil visum atas dugaan kekerasan tersebut.

Kanit III Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Budi Setiadi mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan tersebut. Sangkaan yang dikenakan adalah pasal 289 KUHP tentang pencabulan dengan kekerasan. Pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut. ”Kami akan lakukan penyelidikan segera,” kata dia.

Budi belum memastikan bahwa pihaknya akan memeriksa Saipul. Sebab, Saipul masih ditahan di Rutan Polsek Kelapa Gading. Dia akan berkoordinasi dengan Polsek Kelapa Gading terlebih dahulu, termasuk meminta keterangan Saipul. ”Untuk sementara, mungkin akan jadi saksi dulu,” tambahnya.

Sementara itu, Polsek Kelapa Gading belum memutuskan untuk menangguhkan penahanan Saipul Jamil terkait dengan kasus pelecehan seksual. Sebab, hingga kemarin (24/2) penyidik belum menerima surat permohonan penangguhan penahanan.

Kapolsek Kelapa Gading Kompol Ari Cahya Nugraha mengatakan, penyidik hanya akan mempertimbangkan penangguhan penahanan jika keluarga Saipul meminta. ”Silakan, itu hak dari tersangka,” jelasnya kemarin.

Menurut Kapolsek, ada beberapa alasan penyidik untuk tidak menangguhkan penahanan. Sesuai dengan standar hukum acara, jika penyidik tak memberikan persetujuan penangguhan, tersangka tetap ditahan. Sekalipun ada permintaan penangguhan penahanan.

Ditanya apakah ada pengulangan pembuatan berita acara pemeriksaan (BAP), Ari menegaskan tidak ada. ”Enggak ada pencabutan, yang ada BAP lanjutan. BAP pertama tetap berlaku. Enggak ada BAP ulang. Enggak ada pengaruhnya sama penyidikan yang kami lakukan,” ujarnya. Dia menambahkan, proses BAP lanjutan sudah dimulai kemarin. Hingga tadi malam sekitar pukul 19.00, pembuatan BAP lanjutan masih berlangsung.

Sementara itu, kuasa hukum DS, Osner Sianipar, mengatakan, secara psikologis korban masih terpukul. Karena itu, pihak kepolisian dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tengah berusaha memulihkan kondisi psikis DS. ”Sekarang sudah ditangani oleh psikolog dari KPAI. Saya juga suka memberikan dukungan ke korban,” ujarnya.

Menurut Osner, DS kini mengalami trauma yang luar biasa. Bahkan, DS minder dan merasa seperti diikuti bayangan tindak pencabulan tersebut. ”Trauma banget. Kemarin dia mencoba keluar rumah ke warung, dia merasa ketakutan serta seperti dikejar bayangan dan minder,” jelasnya.

Sementara itu, Saipul Jamil selalu minta alat cukur untuk mencukur jenggotnya yang mulai tumbuh lebat selama ditahan. Permintaan tersebut disampaikan Saipul kepada ibu angkatnya, Sumarni, 53, saat menjenguk kemarin.

Saat salat di musala Polsek Kelapa Gading, pria yang akrab disapa Bang Ipul tersebut mengaku bahwa jenggotnya sudah tumbuh. ”Mih, tolong beliin cukuran dong. Buat cukur jenggot sama bawain baju ganti ya,” ujar Saipul kepada Sumarni. (nug/gum/c11/agm)

Berita Terkait