Gigi Berlubang Bisa Merusak Ginjal

Gigi Berlubang Bisa Merusak Ginjal

  Minggu, 17 January 2016 08:53

Berita Terkait

Konsultasi Gigi

Tanya:

Dokter, orang bilang dari gigi yang berlubang dan sudah infeksi, kumannya bisa menyebar hingga pembuluh darah misalnya ke ginjal. Tolong jelaskan, terimakasih.

 

Jawab:

Anda luar biasa pengetahuannya ya, saya coba beri penjelasan tambahan bahwa lubang pada gigi bisa muncul karena makanan tinggi karbohidrat, gula, dan minuman bersoda. Terutama bila sehabis mengonsumsi makanan atau minuman tersebut tidak dilanjutkan dengan menggosok gigi.

Selain itu, cara menyikat gigi yang salah juga bisa membuat gigi berlubang. Menyikat gigi secara mekanik, tidak dengan tindakan yang tepat memang bisa membuat gusi menyusut. Dengan begitu gigi yang berdekatan dengan gusi bisa berlubang.  Kalau lubangnya dangkal, masih memungkinkan dilakukan penambalan sebagai langkah perawatan. Namun, jika lubangnya sudah menembus pulva atau saraf, gigi sudah tidak bisa ditambal lagi. Biasanya kondisi itu membuat penderita mengeluh sakit.

Dalam kondisi serupa itu, saluran sarafnya harus dibersihkan. Sarafnya pun harus dimatikan. Kalau tidak, saluran akan menjadi kotor. Saraf yang sudah mati pun akan membusuk. Hal ini tentu saja akan membuat isi saluran dipenuhi kotoran dan kuman. Jika mahkota giginya saja yang ditambal, tanpa memperhatikan saluran maupun sarafnya, rasa sakit tidak akan hilang.

Dari luar gigi terlihat bagus tapi sebetulnya masih sakit karena sarafnya sudah busuk. Busuknya pun sudah menyebar ke seluruh saluran akar. Kalau hal ini didiamkan, bisa kronis dan timbul focus of infection. Itu sebabnya diperlukan pemotretan gigi untuk melihat kelainan yang terjadi.

Focus of infection merupakan suatu infeksi kronis di suatu tempat yang sudah ada dalam waktu cukup lama dan menyebabkan penyakit di tempat lain. Ini dikarenakan di tempat yang kronis tersebut selalu ada racun (toksin), sisa-sisa kotoran dan kuman.

Dari fokus atau tempat tersebut, racun atau infeksi bisa menyebarkan penyakit ke tempat lain di tubuh seperti ginjal, jantung, mata, kulit, dan lainnya. Kalau ke jantung, biasanya yang terkena adalah klepnya. Mulanya hanya lubang kecil, tapi lama-lama bisa bocor.

Hal itu disebut endocartitis atau peradangan jantung bagian dalam. Tapi, hal ini memakan waktu tahunan. Jika jantung masih dalam proses dibuat sakit oleh infeksi fokus di gigi dan infeksi tersebut dihilangkan atau diobati, maka timbulnya penyakit di jantung bisa ikut terhenti.  Namun, bila pada jantung sudah timbul penyakit yang berdiri sendiri, pengobatan infeksi sudah tidak bisa menghentikan proses penyakit tersebut. Terimakasih. (*)

Berita Terkait