Gerebek Pesta Sabu, Polisi Bekuk 13 Orang

Gerebek Pesta Sabu, Polisi Bekuk 13 Orang

  Jumat, 24 June 2016 09:30

Berita Terkait

PONTIANAK - Sebanyak 12 orang diduga pemakai sabu dan seorang pengedar sabu ditangkap saat menggelar pesta di sebuah rumah di Pontianak Timur, Rabu (22/6).

Kapolsek Pontianak Timur AKP NA Kombo mengatakan, penangkapan 13 orang terduga pemakai sabu tersebut berawal dari kegiatan operasi penyakit masyarakat yang dilakukan pihaknya.

Dia melanjutkan, dari kegiatan tersebut, didapat informasi dari masyarakat bahwa diduga ada aktivitas mencurigakan oleh sejumlah orang di sebuah rumah di belakang masjid. "Dari informasi itu, tim langsung melakukan penggerebekan," kata Kombo, Kamis (23/6).

Kombo menjelaskan dari penggerebekan tersebut benar ditemukan sebanyak 13 orang di dalam rumah yang diduga sedang menggunakan sabu.  Dari dalam rumah itu didapat pula sejumlah barang bukti, yakni uang tunai sebesar Rp170 ribu, satu buah alat timbang, dua kilp kantong kecil yang berisikan kristal yang diduga sabu dengan berat kurang lebih 1,2 gram.

Sebanyak 13 orang terduga pemakai itu pun, dia menambahkan, langsung digiring ke Mapolsek Pontianak Timur untuk menjalani pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan mereka yang diamankan mengaku sedang memakai sabu.

Menurut Kombo, dari keterangan dua orang pemakai lainnya, didapatlah keterangan bahwa salah satu diantara mereka adalah bandar. "Dua saksi mengaku melihat tersangka ini sedang melakukan penimbangan barang bukti sabu untuk dijual kepada pengguna. Adapun hasil pendalaman didapat identitas tersangka bandar, yakni Dr alias Lay," terangnya.

Kombo mengungkapkan selanjutnya untuk 12 orang yang diduga pengguna dan satu orang yang diduga pengedar akan menjalani tes urine dan kalau dinyatakan positif dilanjutkan ke penilaian apakah proses rehab kepada belasan pengguna tersebut. Sementara kepada pengedar akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut. "Tersangka Dr terancam pidana penjara di atas lima tahun," tegas.

Sementara itu, Polsek Pontianak Selatan melumpuhkan seorang pelaku pencurian dengan kekerasan. Ib alias Efen terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan mengarah pada kaki lantaran berusaha melarikan diri. 

Kapolsek Pontianak Selatan AKP Ridho Hidayat mengatakan pada Rabu dini hari, 23 Juni didapat informasi bahwa tersangka sedang berjalan di daerah Siantan, Pontianak Utara. "Dari informasi itu anggota langsung mengejat, tersangka yang tahu langsung berusaha melarikan diri," kata Ridho.

Ridho menuturkan terjadi kejar-kejaran antara tersangka dan anggota, tak ingin target lolos dilepaslah tembakan peringatan namun tak diindahkan sehingga terpaksa tersangka dilumpuhkan dengan tembakan ke arah kaki. "Dari keterangan tersangka di dapatlah barang bukti, yakni barang bukti yang satu unit telepon genggam dan motor yang digunakan sebagai sarana kejahatan," ungkapnya.

Ridho mengungkapkan aksi kejahatan yang dilakukan tersangka terjadi di Jalan Pahlawan, Pontianak di samping hotel Flamboyan. Tersangka menawarkan kepada korbannya wanita penghibur dan meminta uang jaminan sebesar Rp300 ribu. 

"Oleh tersangka korban disuruh pergi namun korban tidak mau. Akhirnya tersangka bersama temannya mengancam korban dengan sebilah pisau hingga barang berharga dan dompet berhasil diambil tersangka," terangnya.

Ridho menegaskan dari catatan kepolisian bahwa tersangka diketahui memang sudah sering terlibat kasus kejahatan dan sudah sering keluar masuk penjara. "Tersangka akan dikenakan pasal 365 dengan ancaman pidana penjara sembilan tahun," tegas Ridho. (adg)

Berita Terkait