Gerakkan Semangat Berinfak dan Sedekah

Gerakkan Semangat Berinfak dan Sedekah

  Kamis, 23 June 2016 10:00
SERAH BANTUAN: Sekda Ketapang Drs HM Mansur menyerahkan bantuan kepada Pengurus Masjid Babussalam Kalinilam, Kecamatan Delta Pawan, dalam safari Ramadan, Senin (21/6) lalu. ISTIMEWA

Berita Terkait

KETAPANG – Selain Safari Ramadan yang rutin dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang, Rabu (22/6) lalu, Pemerintah Provinsi Kalbar mengagendakan untuk bersilaturahmi Ramadan dengan masyarakat Ketapang. Silaturahmi bersama rombongan Gubernur Kalbar tersebut diagendakan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Ketapang.

Selain kunjungan rombongan Pemprov, di hari yang sama masyarakat Muslim ketapang juga memperingati malam nuzunul Quran. Peringatan malam  ke-17 Ramadan tersebut ditandai juga  dengan malam turunnya Alquran. Rencananya, tausiyah peringatan hari bersejarah bagi umat muslim tersebut akan dilaksanakan di Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang.

Arti besar nuzunul Quran sempat disinggung Drs Jalaluddin Anwar MPd dalam tausiyah Safari Ramadan di Masjid Babus Salam Kalinilam, Kecamatan Delta Pawan, Senin (21/6). Selain menyinggung masalah nuzunul Quran, dosen STAI Al-Haudl Ketapang ini juga  membahas pentingnya upaya umat dalam menghidupkan nilai-nilai keislaman. Seperti bagaimana menghidupkan kembali semangat untuk berinfak dan bersedekah. Dengan infak dan sedekah, dia menambahkan, dapat dimanfaatkan untuk membangun masjid. Pentingnya merapatkan barisan dalam menuju  surga melalui peningkatan keimanan dan ketakwaan dalam berinfak dan bersedekah ini, ia contohkan bagaimana mereka mengumpulkan dana membangun sebuah rumah ibadah dan lain-lain. Bahkan sempat
diumpamakan dia, bagaimana jika dengan kebersamaan, setiap jiwa muslim di Kabupaten Ketapang berkewajiban menginfakkan Rp10 ribu perbulan.
Maka dalam, satu bulan akan terkumpul miliaran rupiah. Hal seperti ini, menurutnya, harus didorong dari lingkungan, organisasi, dan akhirnya di tingkat lebih besar.

Dengan dana umat tersebut, dia yakin, bisa dimanfaatkan untuk
membangun rumah ibadah, rumah sakit, pembinaan MTQ, dan lain-lain.
Menurut Jalaluddin, nilai Rp10 ribu perbulan untiuk berinfak yang
terkoordinir, tidak sebanding dengan jika mereka memberikan pulsa kepada
anak-anak mereka. Sementara, dia mengumpamakan, memberi uang pulsa hanya untuk tujuan tidak jelas. Sedangkan infak yang terkoordinir, dipastikan dia bahwa tujuannya adalah amal dan ladang untuk meraup surga.

Jalaluddin menyebutkan bagaimana salah satu ciri penghuni surga, adalah orang yang berinfak dan bersedekah, baik di kala lapang dan sempit.
Pentingnya berinfak dan dibahas Jalaludin, harapannya dapat mendorong
masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan pembangunan masjid yang sudah dibangun pondasinya. 

Rencana pembangunan masjid tersebut, sebelumnya disampaikan Pengurus Masjid Babus Salam Kalinilam dalam safari Ramadan. Selain itu, keinginan pengurus untuk  memperbesar bangunan  masjid, demi memberikan kenyamanan kepada umat, didukung oleh sekretaris Daerah (Sekda) Ketapang, Drs HM Mansur MSi. Ia yakin jika sudah menjadi niat baik pengurus masjid, didukung oleh masyarakat dan donatur serta sedikit
bantuan  pemerintah, keinginan tersebut bisa direalisasikan. Dalam kesempatan itu Sekda juga menuturkan bagaimana keinginan bersama
pengurus dan jemaah, serta didukung pemerintah daerah dalam menyelesaikan Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang. Dia mengharapkan pentingnya silaturahmi dan pembinaan umat agar terus ditingkatkan. Sebagaimana halnya dalam pembinaan umat, ia mengharapkan agar masjid selalu diramaikan dengan jemaah. Tak hanya jumlah jemaah yang ramai, tetapi diharapkan dia juga, bagaimana pembinaan umat yang berkelanjutan, baik iman, hingga suara azan yang baik juga perlu mendapatkan perhatian.

Dalam safari Ramadan di Masjid Babus Salam Kalinilam tersebut, Sekda didampingi Syarifendi, kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) RI dan perwakilan Kecamatan Delta Pawan, menyerahkan bantuan uang kepada pengurus masjid.

Selanjutnya, safari Ramadan Pemkab Ketapang akan terus berlanjut pada hari ini (23/6). Rencananya kegiatan tersebut diagendakan di Masjid Nurul Huda, Desa Sungai Awan Kanan, Kecamatan Muara Pawan, dengan penceramah H Jema’ie Makmur. Kemudian keesokan harinya, 24 Juni, dilangsungkan di Masjid Uswatun Hasanah Desa Sungai Putri, Kecamatan
Matan Hilir Utara. Penceramah safari Ramadan diagendakan akan disampaikan HM Zulkarnain SAg. (ser)

Berita Terkait