Geo Bike Caldera Toba (GTC) Digelar Lagi

Geo Bike Caldera Toba (GTC) Digelar Lagi

  Senin, 28 March 2016 15:23
sumutpos.co

Berita Terkait

JAKARTA--Jendela Toba dan Rumah Karya Indonesia (RKI) kembali menggelar Geo Bike Caldera Toba (GTC) 2016, 8-10 April.
Elisa Marbun, kepala Dinas Pariwisata Sumatera Utara, mengatakan event ini akan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Danau Toba dan destinasi lain di Sumatera Utara (Sumut).
GCT, masih menurut Marbun, akan mengajak peserta menjelajah tujuh kabupaten; Samosir, Toba Samosir, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Simalungun, Dairi, dan Karo. Peserta akan diperkenalkan dengan geoarea, geosite yang meliputi geodiversity, biodiversity, dan culturdiversity.
"GCT terdiri dari dua etape," ujar Marbun. "Pertama, start di Tao Silalahi-Paropo, Kabupaten Dairi, melewati Tongging (Kabupaten Karo), Rumah Balon-Simanjarunjung-Parapat (Simalungun)."
Etape kedua, lanjut Marbun, Balige (Kabupaten Toba Samosir)-Silangit-Muara (Kabupaten Tapanuli Utara)-Bakkara (Kabupaten Humbang Hasudutan)-Nainggolan, dan finish di Pangururan (Kabupaten Samosir).
Event ini juga bagian dari perayaan ulang tahun Propinsi Sumatera Utara ke-68. Marbun yakin promosi pariwisata model Sport Tourism, yang dikemas seperti Geobike, cukup efektif mengundang wisatawan.
"Kami akan menjadikan GCT sebagai agenda rutin untuk Danau Toba," kata Marbun.
Seluruh peserta akan tinggal di rumah penduduk dan hotel di sekitar Danau Toba. Panitia juga akan memanjakan peserta dengan paket seni pertunjukanwisata.
Pemprov Sumut juga berharap GCT menjadi kampanye edukasi untuk mengajak masyarakat melestarikan Danau Toba, serta wadah silaturahmi tujuh kabupaten di kaladera Toba.
"Selama ini obyek wisata yang dikenal di Danau Toba hanya Prapat, Tuktuk, dan Tomok," kata Marbun. "Padahal, Danau Toba sangat luas, meliputi Samosir, Toba Samosir, Muara, Bakkara, Tipang, Tigaras, Haranggaol, Tongging, Paropo, dan Silalahi."(r)
 

Berita Terkait