Gembleng 40 Anggota Tagana

Gembleng 40 Anggota Tagana

  Senin, 15 Agustus 2016 09:14
KENALKAN ALAT: Anggota Tagana Ketapang diajarkan menggunakan alat pemadam kebakaran sebagai antisipasi jika ada kebakaran hutan dan lahan. AHMAD SOFI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

KETAPANG – Sebanyak 40 anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Ketapang, mengikuti pelatihan pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kemarin (12/8). Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatan kapasitas anggota Tagana Ketapang.

 
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk persiapan dan pembekalan materi serta praktik secara langsung kepada anggota Tagana. "Kegiatan ini dinamakan Bimbingan Sosial (Bimsos) tahun 2016," kata Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Ketapang melalu Kepala Bidang Sosial, Supratman, kemarin (13/7).

Bimsos dibuka dengan pembekalan pengantar kebijakan Dinas Sosial, pengetahuan posko, kemudian dilanjutkan dengan materi pengendalian kebakaran hutan dan lahan. Para perseta juga dikenalkan dengan alat pemadam kebakaran oleh Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Brigdalkarhutla) Dalops Wk 1 Ketapang.

Diharapkan Supratman, dengan pelatihan ini, dapat memberikan pengetahuan terhadap pengendalian kebakaran hutan dan lahan. Di mana, diingatkan dia, saat ini sudah ada beberapa lokasi yang ditemukan titik api. "Ini lebih kepada pengendalian jika ada kebakaran hutan dan lahan. Apa yang harus dilakukan dan seperti apa penangangannya disampaikan pada pelatihan ini," jelas Supratman.

Sementara itu, Pembina Tagana Ketapang Didit Haryadi, mengatakan, Bimsos kali ini ditambah muatan pengetahuan dan keterampilan Pengendalian Karhutla. Tujuannya, menurut dia, untuk mempersiapkan diri dalam kemungkinan datangnya bencana kabut asap lagi diakibatkan kebakaran hutan dan lahan seperti 2015 yang lalu.

"Kita berharap tidak ada lagi kebakaran hutan dan lahan. Sekalipun ada, kita berharap dapat segera ditanggulangi agar tidak menyebar dan tidak menimbulkan kabut asap seperti tahun-tahun sebelumnya," katanya didampingi Koordinator Tagana Ketapang, Lufti Faurusal Hasan. (afi)

Berita Terkait