Gelar Workshop, Gandeng PT WHW

Gelar Workshop, Gandeng PT WHW

  Kamis, 11 Agustus 2016 09:50
WORKSHOP: Direktur Politeknik Negeri Ketapang Dr Ir Hj Nurmala MM didampingi Kepala Bappeda Kabupaten Ketapang Drs H Mahyudin MSi, dan perwakilan manajemen PT WHW, J Togap PM, berbicara dalam workshop di Aula Bappeda, Selasa (9/8). ISTIMEWA

Berita Terkait

KETAPANG – Politeknik Negeri Ketapang dengan difasilitasi Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Ketapang, menggelar workshop kerja sama dengan PT Well Haverst Winning (WHW) di Aula Bappeda Ketapang, Selasa (9/8) kemarin. Kegiatan workshop dengan tema kerjasama tenaga kerja hasil lulusan Politeknik Ketapang dengan PT WHW tersebut, dihadiri Direktur Politeknik Negeri Ketapang Dr Ir Hj Nurmala MM, Kepala Bappeda Drs H Mahyudin MSi, perwakilan PT WHW J Togap PM, para dosen Politap, para stakaholder, siswa SMK, serta masyarakat yang diwakili oleh kepala desa.

 
Menurut Direktur Politeknik Negeri Ketapang Dr Ir Hj Nurmala MM, kegiatan ini dumaksudkan untuk menyinergikan kebutuhan industri dengan Politeknik Negeri Ketapang. Diungkapkan dia jika selama ini perguruan tinggi negeri yang dipimpinnya tersebut, berkomitmen penuh menyiapkan lulusan yang siap kerja, dengan skill yang disesuaikan dengan kebutuhan industri, termasuk untuk PT WHW. Sehingga, diharapkan dia, lulusan Politeknik Negeri Ketapang bisa diserap pada dunia kerja.

Nurmala juga menjelaskan  bahwa selama ini lulusan mereka telah banyak bekerja di perusahaan-perusahaan yang tersebar di Ketapang. Seperti, dimisalkan dia, perusahaan tambang dan perusahaan pertanian. Bahkan, dia juga memastikan, ada di antara mereka yang ditarik PT WHW hingga ke Beijing. Menurut dia, sudah sewajarnya perusahaan yang ada di kabupaten ini, juga menggunakan tenaga kerja masyarakat lokal. Apalagi, dia menambahkan, salah satu visi Politeknik Negeri Ketapang adalah ingin meningkatkan sumber daya masyarakat (SDM) Ketapang. Harapan dia, ke depannya perusahaan-perusahaan tersebut, khususnya PT WHW, tidak perlu mendatangkan tenaga kerja dari luar, karena di Ketapang sudah tersedia. ”Kalau di Ketapang sudah ada tenaga yang mumpuni, kenapa harus mendatangkan dari luar,” jelasnya.

Politeknik Negeri Ketapang, ditegaskan dia, secara akedemik sama dengan politeknik di seluruh Indonesia. Hanya, menurut dia, tinggal bagaimana perusahaan memaksimalkan tenaga kerja yang tersedia. Bahkan, untuk menunjang pendidikan dan peningkatan skill, kampus yang teletak di Jalan Rangge Sentap, Kelurahan Sukaharja, Kecamatan Delta Pawan ini, menyediakan sarana dan prasarana, di antaranya Laboratorium (Lab) Fisika dan Kimia, Lab Biologi, Lab Komputasi Tambang, Lab CAD, Lab CNC, Lab Uji Bahan Teknik, Lab Pneumatic/Hidrolik, Lab Geomekanika, Lab Pengolahan bahan Galian, Lab Uji Mutu, Lab Mikrobiologi, Lab Pengelohan Pangan, serta Lab Perawatan dan Perbaikan Mesin. Politeknik Negeri Ketapang juga dilengkapi dengan Bengkel Proses Produksi dan gedung kuliah yang representatif, dengan fasilitas olah raga dan perpustakaan. “Saya berharap seluruh lulusan Politeknik Negeri Ketapang terserap di dunia kerja,” pinta mantan Direktur Politeknik Negeri Pontianak tersebut.

Sementara itu, kepala Bappeda Kabupaten Ketapang, Drs H Mahyudin MSi, mengapresiasi kegiatan workshop kerja sama antara Politeknik Negeri Ketapang dengan PT WHW. Karena, menurutnya, dengan kerja sama seperti ini, akan menyerap para lulusan di perguruan tinggi di Kabupaten Ketapang. Khususnya, dia menambahkan, untuk Politeknik Negeri Ketapang yang selama ini sangat berperan dalam meningkatkan SDM masyarakat Ketapang. “Sesuai dengan misi Bupati yang menginginkan Ketapang Maju Menuju Masyarakat Sejehtera,” harapnya. (pms/ser)

Berita Terkait