Gelar BUMN Mengajar

Gelar BUMN Mengajar

  Selasa, 16 Agustus 2016 09:30
FOTO BERSAMA: GM Unit Bisnis Pertambangan Bauksit ANTAM, Abdul Hadi Aviciena foto bersama Kepala SMA Negeri 1 Tayan Hilir dan siswa usai mengikuti kelas BUMN Mengajar oleh PT ANTAM.

Berita Terkait

PONTIANAK-Sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT ANTAM (Persero)Tbk (ANTAM) turut mengisi kegiatan BUMN Mengajar di Tayan, Kabupaten Sanggau. Kali ini, ANTAM menyampaikan materi kepada siswa di SMAN 1 Tayan Hilir pada Senin (15/8) pagi.

General Manager Unit Bisnis Pertambangan (UBP) Bauksit ANTAM, Abdul Hadi Aviciena menyampaikan, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian BUMN Hadir untuk Negeri dalam rangka HUT ke-71 RI yang telah dicanangkan Kementerian BUMN. Juga, sebagai upayanya dalam mendekatkan BUMN kepada masyarakat, salah satunya pada kalangan pendidikan. “Ini merupakan bentuk dedikasi untuk mengajar dan mengedukasi siswa SMA," katanya usai memberikan materi kepada 50 siswa-siswi SMAN 1 Tayan Hilir.

Sekolah yang dikunjungi disesuaikan dengan persebaran BUMN. ANTAM sendiri memiliki aktivitas yang tersebar di seluruh Indonesia. Pengisi materi BUMN Mengajar memberikan motivasi kepada para siswa agar mengembangkan minat mereka. “Serta tak lupa, menginformasikan BUMN, aktivitas, dan produknya,” katanya.

Dari kegiatan BUMN Mengajar ini, antusias dari para siswa terbilang tinggi. Beberapa siswa tak seperti diduga dapat menjawab pertanyaannya terkait dunia tambang, setelah ia menyampaikan beberapa materi tersebut. Seperti pertanyaan tentang bagaimana pengembangan tambang, proses bisnis, dan produk olahan yang dihasilkan oleh bauksit.

Sebagai perusahaan pertambangan, ANTAM menyadari bahwa kegiatan operasi perusahaan memiliki dampak secara langsung terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Perusahaan menyadari bahwa aspek lingkungan hidup dan khususnya pengembangan masyarakat tidak sekadar tanggungjawab sosial tetapi merupakan bagian dari risiko perusahaan yang harus dikelola dengan baik. Karakteristik industri pertambangan di Indonesia sebagai industri pembuka daerah tertinggal dan terisolir juga menjadikan peran perusahaan tambang untuk berperan aktif dalam pengembangan masyarakat sekitar dan beroperasi sebagai good corporate citizen sangat penting.

UBP Bauksit merupakan salah satu dari lima unit operasi ANTAM. UBP Bauksit didirikan pada tahun 2013 dengan IUP pertambangan bauksit berada di Kecamatan  Tayan Hilir, Toba dan Meliau. Bauksit yang diproduksi ANTAM selanjutnya diolah oleh anak perusahaan ANTAM yaitu PT Indonesia Chemical Alumina (ICA). (c16) 

Berita Terkait