Gedung Volley Indor Terbakar

Gedung Volley Indor Terbakar

  Sabtu, 6 February 2016 09:51
TERBAKAR: Rabu (3/2) dini hari Gedung Volley Indor Putussibau terbakar. MUSTA’AN

Berita Terkait

PUTUSSIBAU—Salah Satu ruangan yang dijadikan gudang di Volley Indoor Kota Putussibau di jalan Gajah Mada, Rabu (3/2) dinihari terbakar. Sumber api diduga dari arus pendek listrik didalam gedung tersebut menghanguskan sejumlah barang milik Pemkab Kapuas Hulu yang disimpan digudang tersebut. Hingga berita ini diturunkan, dilokasi kebakaran masih dipasang police line oleh kepolisian.

Menurut Ilhamsyah, penjaga gedung Indor, saat kejadian dirinya tengah tertidur dan terkejut saat mendengar teriakan anak-anak SMAN I Putussibau. "Padahal sekitar pukul 24.00 WIB, saya baru mau tidur, memang tidak ada kedengaran apa-apa, listrik tiba-tiba padam dan ada teriakan anak SMA yang menjaga barang mereka di sekolah, karena akan perayaan HUT SMAN 1 Putussibau,” paparnya.

Begitu dicek, kata Ilhamsyah, ternyata benar ruangan yang dijadikan gudang terbakar. Sempat ada bunyi ledakan disekitar lokasi yang terbakar. Dinding ruangan tersebut langsung terbongkar, kemungkinan karena panasnya api. Ada beberapa barang yang terbakar seperti kursi sofa 2 set, meja kayu 6 buah, karpet 6 gulung dan berbagai peralatan lainnya untuk keperluan kegiatan di Indor itu.

Terpisah, Kasi Linmas Sat Pol PP Kapuas Hulu, yang juga Koordinator Pemadam Kebakaran (Damkar) Jayadi mengungkapkan, Pol PP mengetahui kejadian sekitar pukul 02.15 WIB.  Ia menurunkan 3 unit mobil Damkar dengan membawa 15 personil Sat Pol PP, 10 personil kepolisian dan dibantu sejumlah warga. Dalam waktu tidak terlalu lama, apai bisa dipadamkan dan tidak merembet ke bangunan lain.

"Tidak ada korban jiwa, hanya barang-barang yang disimpan digundang yang terbakar,” terang Jayadi. Pada saat kejadian masih hujan deras, sehingga dugaan sementara arus pendek listrik sebab atap indoor tersebut bocor, sehingga terjadi kebarakan. “Dugaan sementara arus pendek, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab sebenarnya,” katanya.(aan)

Berita Terkait