Gaya Hidup Seks Bebas Remaja Amerika Mulai Menurun

Gaya Hidup Seks Bebas Remaja Amerika Mulai Menurun

  Kamis, 4 Agustus 2016 13:11
FOTO AFP

Berita Terkait

PERKEMBANGAN gaya hidup para remaja dunia yang semakin terjerumus pada gaya hidup seks bebas, di Amerika Serikat (AS) malah mengalami sebaliknya.

Remaja di negeri Paman Sam itu yang dulu sangat dikenal sangat akrab dengan nuansa seks bebas kini sudah mengalami perubahan.

Dilansir Mirror, psikolog Amerika Serikat dari Universitas San Diego dalam surveynya terhadap 27.000 responden, membagi remaja pada dua generasi. Yakni, generasi yang lahir di era 1990-an dan generasi X yang merupakan orangtua para remaja masa kini atau yang terlahir di era tahun 1960- 1970.

Tercatat bahwa remaja saat ini lebih sedikit berhubungan seks bebas dibanding dengan generasi X. Contohnya 15 persen remaja yang lahir di era 1990-an tidak memiliki pasangan berhubungan seksual sejak mereka berumur 18 tahun. Sedangkan generasi X hanya enam persen di waktu yang sama.

Contoh lain menyebutkan bahwa tahun 1991 remaja SMA telah kehilangan keperawanan sebanyak 51 persen. Tetapi di tahun 2015 menurun menjadi 41 persen.

Banyak faktor yang melatarbelakangi hal itu. Sejumlah ahli menilai saat ini banyak dewasa muda justru lebih bertanggungjawab atas kehidupan mereka dan waspada dengan penyakit menular seksual dan kehamilan yang tak diinginkan.

Ada pula data yang menunjukkan banyak siswa terjerat pergaulan bebas karena pengaruh alkohol. Kemudahan mengakses situs pornografi dan dan kencan online di dunia maya juga mudah diperoleh saat ini.

Hal itu diungkapkan peneliti dan penulis buku “Generation Me”. Professor Jean Twenge.

“Generasi saat ini lebih bertanggungjawab, lebih ingin hidup aman dan sehat, serta mengurangi alkohol dalam kehidupan kampus," kata Jean Twenge.

Lebih jauh dia mengungkapkan, tingginya risiko itu mempengaruhi pilihan kehidupan seksual mereka. Generasi saat ini juga cenderung menunda hubungan seks sampai mereka di usia 20 tahunan atau lebih. Semua itu atas pertimbangan moral dan kesehatan seksual.

"Sementara Generasi X di masa lalu yang lebih banyak berhubungan seksual kehilangan keuntungan hubungan percintaan yang sesungguhnya,” katanya. (ris/JPG)

Berita Terkait