Gauli Anak SMP Saiful Bakal Dibui

Gauli Anak SMP Saiful Bakal Dibui

  Kamis, 25 February 2016 08:41
DITAHAN : Saiful, saat ditemui awak media di Mapolres Ketapang. Ia ditahan karena menggauli anak SMP.

Berita Terkait

KETAPANG - Mengaku suka sama suka, M Saiful (22), menggauli seorang remaja putri yang masih berusia 14 tahun. Orangtua sang remaja putri berang, begitu mengetahui hal tersebut. Saiful pun dilaporkan Saiful ke Polres Ketapang. Pria asal Jawa ini pun harus mempertanggungjawabkan semuanya di hadapan hukum.

Di Mapolres Ketapang, Saiful, mengakui perbuatannya. Ia menggauli pacarnya yang masih di bawah umur itu sebanyak tiga kali. Hal itu terjadi sekitar setahun lalu ketika mereka sedang berpacaran.

"Kami melakukannya suka sama suka. Tidak ada paksaan," katanya kepada wartawan, kemarin (24/2).Ia menceritakan, sebelum mengenal sang cewek, ia berpacaran dengan temannya, namun hubungan mereka putus. Ia pun kemudian berkenalan melalui media sosial, facebook. Melalui FB, komunikasi mereka berdua semakin intens. Bahkan, saling tukar nomor handphone.

"Kita jadian akhir 2014," jelasnya.

Hubungan mereka bertahan hingga 15 bulan. Saat masih berpacaran itulah, hubungan layaknya suami istri terjadi. Saat itu juga, korban masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Ketika hendak berhubungan badan, mereka sudah saling membicarakan untuk saling setia.

Pertama kali hal itu terjadi yaitu pada saat sang kekasih selesai mengikuti class meeting di sekolahnya."Kami melakukan pertengahan pacaran lah. Pertama ketika dia ikut class meeting di sekolahnya. Kita sama-sama janji setia. Tapi ternyata dia mutuskan saya. Mungkin dia ada pacar baru," ungkapnya.

Terungkapnya kasus ini sendiri karena foto profil Saiful yang menampilkan gambar sang cewek yang dianggap kurang sopan. Ia mengaku memajang foto itu sejak mereka pacaran hingga putus. Yang pertama kali mempersoalkan foto profil Saiful adalah OSIS di mana sang cewek bersekolah."Fotonya tidak telanjang. Foto itu diambil pakai ponsel korban sendiri," ujarnya. Saiful menegaskan siap bertanggungjawab atas perbuatannya tersebut. Ia mengaku masih menyayangi korban.

"Saya siap tanggung jawab. Saat saya mau ditangkap saja. Bahkan dia, sang cewek menyarankan agar saya lari," tambahnya.Kanit Perlinduangan Perempuan dan Anak Polres Ketapang, Aiptu Nasran, mengatakan, Saiful dilaporkan bapak korban ke Polisi. Ia melaporkan karena merasa anaknya dilecehkan."Saat ditangkap, pelaku kooperatif dan tidak melakukan perlawan," kata Nasran. Nasran juga mengatakan, pelaku berasal dari Jawa tapi sudah lama tinggal di rumah kelurganya di Ketapang.

"Modus tersangka  kenalan dahulu dengan korban melalui facebook. Setelah itu kemudian tersangkan mengajak korban bertemu. Mereka bertemu di rumah kontrakan pelaku di daerah Kelurahan Mulia Baru," jelasnya.Di rumah kontrakannya pelaku merayu korban sehingga terjadi lah hubungan layaknya suami istri. Menurutnya persetubuhan tersebut sebenarnya terjadi sudah satu tahun lalu. Namun baru ketahuan belakangan ini.

"Saat itu korban masih berusia 13 tahun," ungkap Nasran.Orangtua korban curiga atas foto profil FB yang ditampilkan akun milik Saiful. Ia pun menanyakan kebenaran hal itu kepada anaknya. Setelah ditanyakan, anaknya mengaku telah digauli oleh Saiful."Setelah dilaporkan korban divisum di rumah sakit yang ditunjuk pihaknya. Hasilnya memang ada tanda-tanda bekas persetubuhan terhadap kelamin korban," ungkapnya.

Tersangka diancamkan pasal 81 ayat 1 dan 2, pasal 82 jo pasal 76 D tau pasal 76 E Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan UU nomor 35 tahun 2002 tantang perlindungan anak. "Acamannya penjara minimal 5 tahun maksimal 15 tahun," tegasnya. (afi)

Berita Terkait