Gasak Kotak Amal Kelenteng

Gasak Kotak Amal Kelenteng

  Sabtu, 30 July 2016 10:11
DIAMANKAN: tersangka Apin yang sudah diamankan.

Berita Terkait

SINGKAWANG—Lantaran ingin bayar utang, LCP alias Aphin (44) warga Kelurahan  Sakok, Kecamatan Singkawang  Selatan nekad memotong besi pengaman kotak amal di klenteng Hiap Thian Tie, Kaliasin, Kamis (28/7) sekitar pukul 13.00 siang.

Namun apes. Kelakuan jahatnya diketahui warga. Akibatnya, Aphin mun harus babak belur dihakimi massa.  Aphin menjadi bulan-bulanan warga yang mengetahui niat pelaku. Bogem mentah pun mendarat ke wajah pelaku hingga harus diboyong ke rumah sakit,  setelah sebelumnya diamankan petugas.

“Tersangka hendak mencuri kotak amal. Namun aksinya ketahuan. Saat ini pelaku kita amankan untuk diproses lebih lanjut,” ungkap Kapolres Singkawang AKBP Sandi Alfadien Mustofa melalui Kasat Reskrim Polres Singkawang, AKP Edy Haryanto, SH kepada koran ini Jumat (29/7) kemarin.

Kasat mengatakan saat itu kondisi lagi sepi, terbesit niat Apin, bapak empat anak ini, hendak mencuri uang kotak amal klenteng. Apin pulang ke rumah untuk mengambil gergaji pemotong besi.

Usai mengambil gergaji, dengan mengendarai motor dia pun menuju Klenteng Hiap Thian Tie, dan memarkirkan motornya tepat di depan pekong. Selanjutnya Apin, mulai menggergaji rantai besi pengaman kotak amal klenteng.

Waktu itu kondisinya tengah sepi. Namun nahas saat menjalankan aksinya dirinya ketahuan pengurus klenteng. Teriakan pengurus klenteng membuatnya terkejut, dan berusaha kabur.

Namun akibat teriakan pengurus klenteng, warga pun berdatangan.

“Pelaku dipukul massa dan tersangka diamankan petugas untuk dibawa ke rumah sakit, lantaran mengobati bagian matanya yang bengkak," ujarnya.

Karena pelaku melakukan percobaan pencurian, kata kasat, maka tersangka dijerat pasal 363 subsider pasal 362 KUHP jo pasal 53 ayat (1) KUHP dengan ancaman 6 tahun penjarang dikurangi sepertiga hukuman, lantaran masih termasuk percobaan pencurian. Apin, tersangka pelaku pencurian mengaku hendak mencuri kotak amal klenteng, lantaran terdesak hutang untuk membayar hutang koperasi yang setiap hari harus dia bayar. Berdasarkan sumber informasi, bahwa kerugian yang dialami pihak klenteng menderita diperkirakan puluhan juta rupiah, yang saat ini masih dihitung pihak kepolisian Polres Singkawang.‎ (har)

Berita Terkait