GAMKI Menjadi Mitra Pemerintah

GAMKI Menjadi Mitra Pemerintah

  Kamis, 11 Agustus 2016 10:47
DIALOG: Wagub Kalbar Christiandy Sanjaya, Ketua DPD GAMKI Kalbar Erma Ranik, dan Anggota DPR EE Mangindaan saat hadir dalam seminar refleksi kebangsaan di Pontianak, kemarin. ISTIMEWA

PONTIANAK - Wakil Gubernur Kalbar Christiandy Sanjaya menilai peran andil GAMKI kepada pemerintah cukup banyak. Mulai di bidang kesehatan, keimanan, kecerdasan, keamanan dan budaya. Dia menilai itu sebagai bentuk keaktifan kader organisasi yang ikut membantu pencapaian visi misi Pemprov Kalbar.

 
Dia juga meminta agar ke depannya Gamki bisa ikut mengawal pembangunan Indonesia termasuk dikalbar barat. Seperti memastikan mengawal anggota tidak terlibat di kejahatan narkoba dan lainnya. 

“GAMKI harus lebih meningkatkan peran dan karya nyatanya di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” pinta Christiandy di sela-sela seminar refleksi kebangsaan GAMKI menyambut 71 tahun Kemerdekaan Indonesia sekaligus pelantikan DPC GAMKI Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya dan Kabupaten Mempawah di Pontianak, Rabu (10/8).

Ketua DPD GAMKI Kalbar Erma Suryani Ranik mengatakan Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) perlu menjadi mitra pemerintah untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur sebagaimana dalam amanat Undang Undang Dasar 1945.

Karena itu sebagai organisasi kepemudaan yang independen, GAMKI mesti bersikap kritis dan proaktif untuk melakukan koreksi dan kontrol publik agar terwujudnya pemerintah yang bersih dan berpihak pada rakyat.

“Agar itu bisa terwujdu maka perlu melaksanakan program dan kegiatan yang tidak hanya di internal tapi juga eksternal orgranisasi. Dan itu didukungan juga dengan proses kaderisasi organisasi yang berkelanjutan,” kata Erma.

Sementara itu kegiatan yang digelar Gamki mengusung tema roh Tuhan ada padaku untuk menyampaikan kabar baik (Lukas 4:18) dengan sub tema: merajut kebersamaan, membangun kemandirian bangsa, menuju Indonesia tangguh.

Seminar refleksi kebangsaan ini menghadirkan berbagai narasumber. Di antaranya Wakil Ketua MPR RI Letnan Jenderal TNI (Purn) Evert Ernest Magindaan dengan topik sosialisasi empaat pilar MPR. Tenaga Ahli Kedeputian V bidang Polhukamham Kantor Staf Presiden Jakarta, Theofransus dengan topik perjalanan historis pemuda dalam kemerdekaan dan pembangunan Indonesia.

Pangdam XII Tanjungpura dengan topik tantangan pertahanan dan kedaulatan NKRI di Kalbar. Terakhir Bupati Bengkayang Suryadman Gidot dengan topik tantangan dan peluang pembangunan daerah perbatasan (pengalaman di Kabupaten Bengkayang). (mse)