Gambar 3 Dimensi Paling Banyak Dipesan

Gambar 3 Dimensi Paling Banyak Dipesan

  Selasa, 22 December 2015 08:59

Berita Terkait

PONTIANAK – Banyak yang bilang karya seni sulit untuk diukur dengan uang. Namun dalam dunia bisnis, kepastian harga atau tarif sangat mutlak diperlukan. Pun begitu dengan bisnis studio tato. Ikhsan (35 th), salah seorang seniman tato menyebut tarif dari jasanya diukur dengan ukuran luas gambar tato. “Setiap satu centimeter garis, baik panjang maupun lebar, kita hargai  Rp 5000,” ujarnya kepada Pontianak Post.

Menurutnya, tarif berbeda-beda setiap studio, tergantung kualitas tinta dan senimannya. Biasanya seniman tato yang sudah punya nama akan memberikan tarif yang lebih tinggi. Harga tersebut menurut dia masih terlalu rendah. “Di luar negeri, seniman tato adalah profesi yang sangat dihargai. Tetapi di Indonesia, budaya tato memang masih baru. Pasarnya masih kepada anak-anak muda. Apalagi tato sempat distereotipkan sebagai hal yang negatif,” sebutnya.

Namun, Ikhsan tidak menerapkan tarif tersebut untuk semua gambar. Beberapa gambar yang dia anggap rumit dan membutuhkan banyak warna, serta pengerjaannya memakan waktu, dia berikan tarif lebih tinggi. “Kalau gambarnya rumit, akan saya sampaikan ke klien. Biasanya ada kesepakatan harga,” ucapnya.

Hal serupa juga diungkapkan Reza Prabudiana, pemilik Studio Ramrood. Setiap satu centimeter guratan tatonya dihargai Rp 5000,-. Namun apabila dihitung per gambar, minimal dia bisa mendapatkan Rp 350 ribu untuk satu gambar saja. Harga tersebut berlaku sama untuk satu atau banyak warna, dan semua jenis gambar. Namun dia juga memberikan harga paketan atau borongan.  “Banyak yang pesan gambar yang besar-besar, dan tingkat kerumitannya tinggi. Biasanya kita berikan harga borongan, karena kalau dihitung per centimeter jatuhnya akan mahal sekali. Oleh sebab itu kita berikan harga paketan. Biasanya mereka yang meminta harga paketan adalah yang sudah biasa ditato dan ingin meminta tato tambahan yang ukurannya lebih besar,” tambahnya.

Sementara itu, Muhammad Nasyid Raihan, kreator gambar-gambar tato mengatakan saat ini tato mulai digandrungi anak-anak muda Pontianak. Gambar-gambar tato pun mulai bervariasi dan semakin rumit. Apabila dulu, motif tribal dan etnik menjadi kegemaran banyak orang, kini trennya sudah bergeser ke gambar-gambar tiga dimensi yang ‘hidup’. “Lebih banyak yang pesan gambar 3D sih sekarang. Biasanya mereka memesan gambar-gambar tokoh atau binatang tertentu. Kalau 3D memang sedang tren di luar negeri. Memang menggambarnya lebih sulit ketimbang tribal atau motif etnik, tetapi bagi saya itu cukup menantang,” pungkasnya. (ars)

 

 

Berita Terkait