Gali Potensi Kalbar, Pantau Bantuan Hibah Sanitasi

Gali Potensi Kalbar, Pantau Bantuan Hibah Sanitasi

  Kamis, 31 March 2016 09:20
KUNJUNG: Perwakilan Kedubes Australi saat berkunjung ke Graha Pena Pontianak Post, kemarin. ISTIMEWA

Berita Terkait

HARI pertama kedatangan Bradley Armstrong ke Pontianak, dirinya langsung mengunjung Pemerintah Kota Pontianak untuk bertemu Wali Kota Pontianak Sutarmidji. Pertemuan berlangsung tertutup di Ruang Rapat Wali Kota selama kurang lebih satu jam setengah.

Bradley mengatakan kedatangannya ke Pontianak untuk mengetahui secara pasti kondisi di Indonesia. Sebab menurutnya jika ingin mengetahui Indonesia tidak cukup jika hanya diam di Jakarta saja. “Kami harus pergi ke daerah-daerah seperti Kota Pontianak dan Kalbar, melihat bagaimana situasi Indonesia dewasa ini,” katanya. 

Dari pertemuan dengan Wali Kota, dia mengaku mendapat banyak pengetahuan, salah satunya mengenai langkah-langkah yang diambil Pemkot Pontianak sehingga mampu meraih banyak prestasi di berbagai bidang.

Meski baru pertama kali datang ke Pontianak, dia mengakui langkah yang dijalankan pimpinan daerah dan jajarannya sangat baik. Terutama dalam peningkatan kesejahteraan atau kemakmuran melalui ekonomi dan kesehatan. “Ini baik untuk masa depan kota ini dan warganya,” akunya.  

Dia juga menilai pembangunan di Kota Pontianak sangat progresif. Terkhusus dalam percepatan mengeluarkan izin investasi. “Di sini cukup satu hari izin sudah selesai, ini perlu dilakukan di seluruh Indonesia, karena jika izin memakan banyak waktu maka bisa memperlambat laju ekonomi,” jelasnya. 

Pontianak dinilai memiliki kesempatan besar dalam pengembangan sebagai kota perdagangan dan jasa. “Di Australia sendiri ekonomi sudah bersandar pada sektor jasa, hampir 80 persen mengandalkan jasa,” ucapnya.

Untuk itu, Pemerintah Australia juga siap mendukung berbagai program di Kota Pontianak seperti yang sudah berjalan sebelumnya. Yaitu bantuan berupa Program Hibah Pembangunan Sanitasi di daerah. Dimana Kota Pontianak telah mendapat bantuan sebesar Rp5 miliar untuk pembangunan sarana dan prasarana air bersih di 2000 rumah yang berlokasi di Kelurahan Banjar Serasan, Pontianak Timur. 

“Besok saya akan mengunjungi secara langsung kampung yang dibantu Pemerintah Australia dan bekerja sama dengan Pemkot Pontianak itu,” terangnya. 

Selain ke Pemerintah Kota, rencananya dia juga akan bertemu dengan Gubernur Kalbar Cornelis dan mengunjungi berbagai tempat lainnya termasuk Univerisitas Tanjungpura, Tugu Khatulistiwa serta kantor-kantor media lokal termasuk Dapur Redaksi Pontianak Post.

Wali Kota Pontianak Sutarmidji mengakui program Hibah Pembangunan Sanitasi sudah berjalan. Yaitu untuk pemasangan PDAM gratis bagi 2000 rumah di Kelurahan Banjar Serasan. “Pemasangan khusus di rumah-rumah masyarakat yang tidak mampu, mudah-mudahan tahun depan program ini bisa berlanjut,” katanya.

Selain itu peluang kerja sama di bidang lainnya juga akan terus dikembangkan. Seperti pendidikan, sudah banyak perguruan tinggi di Australia mengadakan promosi di Pontianak. “Sudah banyak anak-anak di Kota Pontianak yang sekolah di sana,” terangnya. 

Untuk pengembangan kerja sama ekonomi Sutarmidji telah menjelaskan berbagai kemudahan investasi di kota ini. Mulai dari aspek perizinan yang mudah dan cepat. Kemudian pelabuhan laut dengan waktu bongkar muat yang terbilang cepat dibanding daerah-daerah lain, hanya di bawah tiga hari. “Padahal di pusat masih lima hari ke atas,” jelasnya. 

Dia menilai prospek Kalbar dan Pontianak cukup bagus bagi perkembangan kerja sama bilateral antar dua negara ini. “Apalagi Kalbar merupakan daerah yang sangat strategis dari sisi pelayaran,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait