Gagal ke Semifinal, Islandia Tetap Bertepuk Dada

Gagal ke Semifinal, Islandia Tetap Bertepuk Dada

  Senin, 4 July 2016 05:33
FOTO; EURO

Berita Terkait

ISLANDIA memang gagal melanjutkan mimpinya di Euro 2016 setelah disingkarkan oleh Prancis 2-5 di Stade de France, Senin (4/7) dini hari. Namun, mereka tetap bertepuk dada melihat perjalanannya sejauh ini.

Perjalanan Islandia di Euro 2016 memang mengesankan. Mereka sukses lolos langsung sebagai runner-up Grup F yang diisi oleh lawan berat, yakni Portugal, Austria, dan Hongaria.

Pada babak 16-besar, permainan tim berjuluk Our Boys ini tak kalah mengejutkan. Mereka sukses menendang tim favorit juara, Inggris dengan skor 2-1.

"Kecewa, pasti. Namun, kami sangat bangga dengan cerita indah ini. Saya pikir, kami bisa menunjukkan sebuah tim yang solid. Ini terjadi tak setiap turnamen, tetapi kami akan siap kembali mengejutkan," ucap Aron Gunnarsson dalam laman resmi UEFA.

Hal senada juga disuarakan oleh penyerang Islandia, Kolbeinn Sigthorsson. Dia mengakui Prancis memang sulit dikalahkan, dan memilih memuji permainan rekan-rekannya.

"Prancis benar-benar hebat. Kami sudah memberikan yang terbaik. Kami menunjukkan kalau kami kuat, babak kedua contohnya. Kami mencetak dua gol, dan saya puas dengan raihan itu," sahut Sigthorsson.

Tak ketinggalan, penyerang Islandia lainnya, Alfred Finnbogason juga bangga menjadi salah satu bagian dari tim. Kekecewaan tentu muncul. tetapi setidaknya Islandia pulang dengan rasa kebanggaan.

"Pahit memang, tetapi kami menjalani turnamen dengan fantastis. Kami benar-benar menempatkan Islandia pada peta sepak bola. Kami mendapat pesan dari seluruh dunia tentang bagaimana mereka bangga dengan perjuangan kami. Kami senang mengakhiri turnamen dengan cara terbaik," tandas Finnbogason.

Islandia baru saja gugur dari Euro 2016. Tapi, performa mereka menjadi motivasi agar lebih baik lagi di turnamen selanjutnya.

Islandia menjalani debut mereka di Euro dengan sangat impresif.

Tak ada satu pun orang yang menyangka mereka mampu lolos ke babak perempat final.

Gelandang andalan Gylfi Sigurdsson mengungkapkan rasa bangga kepada negaranya tersebut.

"Kami punya 10-15 pemain yang berada di usia matang dan kami siap untuk menatap Piala Dunia (kualifikasi) nanti," ujarnya kepada UEFA.

"Saya berharap masa depan timnas Islandia cerah dan kami bisa terus berkembang ke arah yang lebih baik lagi," tambah dia.

Sigurdsson mengaku pencapaian Islandia di Euro kali ini sangat spesial untuk semua penduduk Islandia yang berjumlah 330 ribu itu.

"Kami sangat bangga. Ini menjadi turnamen fantastis bagi kami yang tergolong tim kecil. Prestasi kami melebihi perkiraan dan melakukan sesuatu yang sama sekali tak disangka banyak orang," pungkas dia.

Sebelum turnamen ini, banyak pencinta sepak bola mungkin hanya mengenal Sigurdsson yang bermain di Premier League. Tapi, sekarang banyak pemain mereka yang berkualitas dan bukan tak mungkin akan berkiprah di klub spesial nantinya.

Bintang Prancis pada laga ini, Olivier Giroud, menyelamati Islandia yang dianggap sudah mewarnai Euro dengan sangat luar biasa.

"Islandia tak pernah menyerah. Mereka memiliki determinasi tinggi dan saya menyelamati mereka atas itu. Mereka melewati Euro perdana yang spesial," ujar Giroud kepada UEFA.

Giroud yang menjadi pemain terbaik pada laga ini terlihat sangat bahagia dan mengomentari performanya tersebut. Sang pemain memang memberikan dua gol untuk Prancis pada laga ini.

"Saya tak tahu apakah ini adalah performa terbaik saya bersama Prancis. Saya bermain di laga yang baik juga, tapi ini adalah turnamen besar dan saya rasa begitu," tuturnya.

"Sejak awal kami bermain luar biasa di laga ini dan performa seperti ini harus dilanjutkan. Kami berada di atas sejak menit pertama dan sangat tajam di lini depan," pungkas dia.

Kemenangan ini sekaligus membuat Prancis mencetak rekor mencengangkan.

Sejak awal laga, anak asuh Didier Deschamps ini memang perkasa. Bahkan, pada babak pertama, mereka sudah unggul tiga gol. Hingga akhirnya Hugo Lloris cs ini menyelesaikan laga dengan skor 5-2.

Tentu, sederet rekor turut menghiasi laga ini. Bahkan, Prancis mengulangi laga Euro 2000 lalu dengan mencetak gol terbanyak dalam satu laga.

Berikut beberapa rekor yang diraih:

- Hasil ini merupakan kali pertama terjadi di Euro dengan 7 gol lebih sejak 25 Juni 2006 (Belanda 6-1 Yugoslavia).

- Pertandingan Euro dengan gol terbanyak:
[9] Prancis Yugoslavia 4-5 (1960)
[7] Spanyol Yugoslavia 3-4 (2000), 6-1 Belanda vs Yugoslavia (2000) dan Prancis vs Islandia 5-2 (2016)

- EURO2016 adalah yang pertama di mana 100 + gol dan 100 on target, keduanya dicetak oleh Griezmann

- Pemain liga Prancis yang mencetak gol untuk Prancis di Euro:
> Prso / Monaco (dengan Kroasia pada tahun 2004)
> Sigthorsson / Nantes (dengan Islandia pada tahun 2016)

- Prancis adalah tim pertama yang mencetak lima gol lebih pada fase gugur dalam sejarah Euro.

- Giroud adalah pemain Perancis pertama dengan 2 gol dan 1 assist dalam satu pertandingan di seluruh sejarah Euro.

- Griezmann pemain Prancis kedua dengan 1 gol dan 2 assist dalam pertandingan Euro setelah Alain Giresse (melawan #BEL pada tahun 1984)

- Ini adalah kekalahan terburuk Islandia pada paruh pertama dalam 12 tahun terakhir (0-4 melawan Swedia pada 2004/10/13 berakhir 1-4).

- Prancis akan bertemu Jerman di semifinal. Prancis tidak pernah mengalahkan Jerman di turnamen besar sejak Piala Dunia 1958.(ies/rap/JPG)

 

 

Liputan Khusus: 

Berita Terkait