Gadis Kabur Sudah Kembali

Gadis Kabur Sudah Kembali

  Kamis, 13 Oktober 2016 09:30

Berita Terkait

MEMPAWAH- Setelah empat hari kabur dari rumahnya, FN, 15 warga Jalan Nelayan, Rt 001 Rw 001, Desa Sungai Purun Besar, Kecamatan Segedong, akhirnya berhasil ditemukan. Gadis belia itu menginap di rumah neneknya yang berada di kawasan Kota Baru, Pontianak. Kini, FN telah kembali kerumah orang tuanya.

Kabar menghilangnya FN diketahui dari laporan orang tuanya ke Mapolsek Segedong pada Sabtu (8/11) lalu. Ketika itu, orang tuanya merasa telah kehilangan anak gadisnya. Belum diketahui pasti penyebab yang memicu FN nekad meninggalkan rumah orang tuanya itu.

Berbekal pengaduan itulah, jajaran Polsek Segedong melakukan penyelidikan. Polisi menemui sejumlah rekan yang diduga mengetahui keberadaan FN. Upaya petugas mendapatkan informasi itu pun membuahkan hasil.

Salah seorang teman laki-laki FN, PP mengaku kepada polisi telah mengantarkan FN ke rumah neneknya yang berada di Jalan Seram II, Kota Baru, Pontianak. Mendapatkan informasi tersebut, polisi bergegas menuju alamat dimaksud. Bersama-sama kedua orang tua dan pihak keluarga FN, polisi mendatangi rumah tersebut.

Benar saja, disana petugas dan orang tuanya menemukan FN dalam kondisi sehat. Polisi pun memediasi antara orang tua dan FN dalam penyelesaian permasalahannya. Hingga akhirnya, FN berhasil dilunakan dan bersedia dijemput pulang oleh kedua orang tuanya.

Kapolres Mempawah, AKBP Dedi Agustono, S.Ik menghimbau para orang tua untuk selalu meningkatkan kontrol dan pengawasan terhadap anak-anaknya. Termasuk memberikan perhatian atas permasalahan yang sedang dihadapi anak.

“Kalau pun terjadi permasalahan antara orang tua dan anak, sebaiknya dapat dibicarakan dan dicarikan solusi terbaik. Agar, anak tidak sampai melakukan aksi nekad seperti yang dialami FN yakni kabur dari rumah,” tutur Kapolres.

Sebab, menurut Kapolres, tindakan kabur dari rumah sangat membahayakan keselamatan anak itu sendiri. Apalagi, yang bersangkutan anak perempuan yang masih berusia belia. Hingga sangat rentan terhadap pengaruh negative ketika menghadapi situasi sulit.

“Di usia belia, pola fikir anak sangat labil dan mudah terpengaruh. Kita khawatir dalam kondisi itu, anak terjebak dalam hal negative seperti narkotika dan lainnya. Makanya, upayakan setiap permasalahan dalam keluarga bisa diatasi dengan baik,” tukasnya.(wah)

Berita Terkait