Fungsi Waduk

Fungsi Waduk

  Sabtu, 26 March 2016 11:00
Herman Hofi

Berita Terkait

ANGGOTA DPRD Kota Pontianak, Herman Hofi Munawar melihat keberadaan waduk sangat penting sebagai cadangan air. Maka itu, perlu adanya pembangunan waduk atau kolam di beberapa wilayah Kota Pontianak, seperti waduk yang dimiliki dulu, yang kini telah berubah fungsi.

Politisi PPP itu menjelaskan, seiring pertambahan penduduk Kota Pontianak maka lahan hunian seperti rumah dan toko terus bertambah. "Geliat perekonomian semakin tinggi," ujarnya Jumat kemarin.

Tentu lanjutnya, akan berakibat terhadap serapan air ketika hujan. Untuk itu perlu adanya pembangunan waduk di beberapa tempat. "Terpenting adalah pengembalian fungsi lahan yang dulunya digunakan sebagai waduk yang kita punya dulu, tak jauh dari Hotel Kapuas Palace," tukasnya.

Menurut dia, minimal Pontianak memiliki lima waduk di tiap kecamatan. Kalau soal lahan, ia melihat pemkot masih memiliki aset di beberapa tempat, seperti di Kota Baru dan Parit Tokaya. "Aset itu bisa digunakan untuk pembuatan waduk," jelasnya.

Kalaupun pemkot melihat ini sebagai hal yang mendesak, maka lahan warga bisa dibeli. Contohnya lahan kosong masih banyak di Pontianak Utara. Apabila warga ingin menjual lahannya, pemkot bisa membayar dan dibuatkan waduk.

Seingat dia, eks waduk tak jauh dari Hotel Kapuas Palace merupakan aset Pemprov  dan Pemprov diketahui masih banyak memiliki aset di Kota Pontianak. Aset itu sebenarnya bisa digunakan.

Selain eks waduk, beberapa tahun lalu, pemkot sempat memiliki kolam tendon, cuma sayang tidak terurus dengan baik. "Bahkan ada yang tertutup, tepatnya di Jalan Kesehatan dan Jalan Merdeka," ujarnya.

Apabila berfungsi sebenarnya bermanfaat bagi masyarakat, terutama musim kemarau kan airnya dapat dimanfaatkan untuk MCK dan sebagai cadangan air ketika terjadi kebakaran. Selain itu, dapat juga berfungsi sebagai tempat hiburan apabila pemerintah menatanya dengan baik. Bukan tidak mungkin waduk dapat di jadikan sebagai destinasi wisata  bagi warga Pontianak yang di rasa masih kurang adanya ruang publik.

"Saya lama mengusulkan ini, dan dalam realisasinya saya pikir tidak memakan biaya banyak," tutupnya.(iza)

Berita Terkait