Freeport Yakini Novanto Catut Jokowi

Freeport Yakini Novanto Catut Jokowi

  Kamis, 3 December 2015 20:50
ricardo/jpnn.com

JAKARTA--Direktur Utama PT Freeport Indonesia (PTFI) Maroef Sjamsoeddin mengungkapkan, ada upaya Ketua DPR Setya Novanto dan pengusaha M Riza Chalid meminta saham ke perusahaan yang dipimpinnya dengan mengatasnamakan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Menurut Maroef, dalam pertemuannya dengan Setya dan Riza memang ada pembicaraan tentang pembuatan perusahaan pembangkit yang akan menjadi pemasok listrik ke PTFI di Papua.

"Ada usaha meminta saham yang dilakukan keduanya (Setya dan Riza, red) untuk presiden dan wakil presiden. Serta soal PLTA," ujar Mareof saat bersaksi dalam persidangan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/12).

Mantan wakil kepala Badan Intelijen Negara (BIN) itu merasa aneh ketika Setya mengajak bertemu dengan mengajak Riza. "Ada upaya melakukan bisnis karena orang yang dibawa seorang pebisnis," ucapnya.

Bahkan, kata pensiunan TNI Angkatan Udara itu, Setnov -sapaan Setya- dan Riza merasa yakin bisa menangani perpanjangan kontrak untuk PTFI. Sebab, dalam pembicaraan itu Setnov dan Riza mengaku selalu berkoordinasi dengan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Luhut Binsar Panjaitan.

"Kemampuan mereka bisa menyelesaikanya dengan kewenangan dan bisa dinegosiasikan dengan pihak lain, yakni Pak Luhut," ucapnya.

Karenanya Maroef menyebut  ada praktik percaloan untuk perpanjangan kontrak bagi PTFI di Papua. "Saya perkirakan demikian (percaloan, red),” tegasnya. (rka/JPG)