Frederika Bujuk Siswa SD Makan Ikan

Frederika Bujuk Siswa SD Makan Ikan

  Kamis, 13 Oktober 2016 09:30
KAMPANYE: Kegiatan kampanye makan ikan oleh Forikan Provinsi Kalbar dan Peringatan Hari Cuci Tangan pakai Sabun, bersama PKK Provinsi Kalbar, di halaman Kantor Bupati Landak, Rabu (12/10). HUMAS PEMPROV FOR PONTIANAK POST

Berita Terkait

LANDAK - Secara spontan seorang siswa sekolah dasar di Ngabang yang ikut acara Forikan di halaman Kantor Bupati Landak, Rabu (12/10) mengatakan tidak mau makan ikan karena bising lantaran banyak tulang.

“Di lapangan ternyata masih ada anak-anak yang belum mau makan ikan. Padahal ikan sangat kaya omega tiga untuk perkembangan otak,” kata Ketua Forikan Provinsi Kalbar Frederika Cornelis, saat dialog dengan siswa SD dan TK di Ngabang. 

Selain kampanye makan ikan juga diperingati hari cuci tangan sedunia. Frederika Cornelis menuturkan, kampanye makan ikan terus dilakukan. "Kepada keluarga agar selalu memberikan makan ikan kepada anak-anaknya," jelas Frederika, yang akhirnya bisa merayu anak tersebut agar mau makan ikan. 

Frederika bersama Gubernur Kalbar Cornelis dan Bupati Landak serta Forkompinda Landak dan Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalbar Gatot Rudiono membagikan makanan berbahan dasar ikan untuk anak-anak SD dan TK. Juga dibagikan biskuit anak sekolah yang dikirim anggota DPR RI dapil Kalbar dr Karolin Margret Natasa.

Frederika tak menampik jika ada anak-anak yang memang tidak mau makan ikan. Hal seperti itu tinggal keluarga lagi yang mengolah ikan agar mau dikonsumsi anak-anak. "Apakah dibuat nugget, burger atau yang lainnya," kata dia. 

Ikan, kata dia, memiliki berbagai keunggulan. Di antaranya, disebutkan dia, kaya akan kandungan asam lemak omega tiga. Kemudian mengandung protein yang tinggi dan rendah lemak. Karena itu, dengan mengonsumsi ikan menjadi solusi masalah kekurangan gizi. 

Dari data Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia pada 2015 untuk konsumsi ikan masyarakat baru mencapai 41,11 kilogram perkapita. 

Selain makan ikan, juga diperingati hari cuci tangan sedunia pakai sabun. "Sebenarnya serentak dilaksanakan pada 15 Oktober. Tetapi karena Jokowi mau datang pada acara Sail Karimata, sehingga laksanakan pada HUT Pemda Landak," ujar Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalbar itu.

Menurutnya, tangan adalah alat aktivitas segalanya dan kebersihan adalah pangkal kesehatan. Dari tangan itu banyak sekali penyakit yang masuk, maka tangan harus bersih sebelum makan.

"Cuci tangan itu sangat penting, maka harus diajarkan sejak anak-anak masih usia dini," jelasnya.

Gubernur Kalbar Cornelis menambahkan selain kampanye makan ikan juga dilakukan kampanye cuci tangan pakai sabun ini sangat penting untuk menjaga kesehatan sehingga organisasi PBB turun tangan. (humas pemprov)

 

Berita Terkait