FPI Kirim 30 Laskar ke Jakarta

FPI Kirim 30 Laskar ke Jakarta

  Sabtu, 13 Agustus 2016 10:07
KE JAKARTA: Ketua FPI foto bersama laskar yang akan berangkat ke Jakarta. WAHYU//PONTIANAK POST

Berita Terkait

MEMPAWAH - Melaksanakan perintah organisasi, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Mempawah akan mengirim 30 pengurus dan laskar. Mereka akan mengikuti Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) dan perayaan milad DPP FPI. Pelaksanaan Mukernas FPI se-Indonesia berlangsung sejak tanggal 13-16 Agustus. Kemudian, dilanjutkan dengan perayaan milad FPI pada tanggal 17 Agustus. Kedua kegiatan skala nasional itu dipusatkan di Jakarta.

“Mengutus para pengurus dan anggota DPD maupun DPC ini merupakan intruksi dari organisasi. Makanya, kami mengirim 30 orang untuk berangkat ke Jakarta. Rombongan akan terbang ke Jakarta dalam dua kelompok,” terang Ketua DPD FPI Kabupaten Mempawah, Sawadi, SE kepada Pontianak Post, Kamis (11/8) siang.

Sawadi mengatakan, keikutsertaan pengurus dan anggota FPI Mempawah tersebut sebagai bentuk pembinaan terhadap jajarannya. Supaya, para peserta mendapatkan wawasan dan pembekalan dari kegiatan yang diikutinya.

“Kami berharap para peserta ini lebih rinci dan memahami apa saja program kerja dan kebijakan organisasi yang akan dijalankan DPP FPI dimasa mendatang. Dengan begitu, mereka bisa mengaplikasikannya dilapangan dengan baik,” ujarnya.

Selain wadah pembinaan, masih menurut Sawadi, keikutsertaan para anggota dan laskar FPI tersebut menjadi salah satu syarat wajib untuk menjadi pengurus baik ditingkat DPW, DPD hingga DPC. Makanya, peserta yang dikirim ke Mukernas dan Milad FPI itu terbatas.

“Bagi yang belum mendapatkan kesempatan berangkat jangan berkecil hati. Insha allah, pada tahun-tahun mendatang akan diberikan giliran mengikuti kegiatan  di Jakarta,” janjinya.

Lebih jauh, Sawadi pun menyerukan agar seluruh organisasi masyarakat (ormas) baik dibidang agama, sosial, kemanusiaan dan lainnya agar saling bersinergi. Caranya dengan meningkatkan koordinasi dan komunikasi antar sesama ormas.

“Semua ormas itu dibentuk untuk tujuan yang baik. Makanya, ormas-ormas ini harus bersatu dan bersinergi antara satu dengan yang lain. Jangan pula kita saling serang dan menuding hal-hal yang negatif. Kalau sikap seperti itu terus berlanjut, maka ormas di Kabupaten Mempawah tidak akan berkembang,” nilainnya.

Ormas, lanjut dia, senantiasa membantu pemerintah daerah dalam melaksanakan pengawasan maupun pembinaan melalui kegiatan-kegiatan positif di masyarakat. Jika fungsi pengawasan dan pembinaan itu dapat berjalan dengan baik, maka keberadaan ormas sangat strategis di masyarakat.

“Kami berterimakasih kepada pemerintah daerah dan jajaran muspida Kabupaten Mempawah. Terutama Polres Mempawah yang sejak awal berdirinya FPI di Mempawah telah memberikan dukungan dan perhatian yang besar. Sehingga FPI Mempawah terus eksis dan mampu memberikan kontribusi nyata untuk umat,” pungkasnya.(wah)

Berita Terkait