Fiorentina vs AC Milan; Punya Modal Lepas Status Pecundang

Fiorentina vs AC Milan; Punya Modal Lepas Status Pecundang

  Minggu, 25 September 2016 10:33

Berita Terkait

FLORENCE – Musim lalu menjadi musim pertama bagi Vincenzo Montella untuk berhadapan dengan Fiorentina pasca klub violet itu mendepaknya 8 Juli 2015. Namun, sepanjang dua pertemuan bersama Sampdoria, Montella menjadi pecundang dengan sekali kalah dan satu laga berakhir dengan hasil seri.

Apakah tren negatif itu bakal berlanjut ketika dia memimpin AC Milan bertandang ke Artemio Franchi pada giornata keenam dinihari nanti? Mungkin saja tidak.

Diatas kertas, Artemio Franchi punya bekal untuk menyusahkan Milan. Dua kali menggelar pertandingan, dua kali pula Gonzalo Rodriguez dkk meraih kemenangan. Yakni masing-masing 1-0 melawan Chievo Verona (29/8), dan kontra AS Roma (19/9).

Apalagi, Milan baru menang sekali dalam tiga laga away terakhir ke Florence sejak 2014. Namun, performa tim asal kota mode itu tengah stabil.

Tim berjuluk Rossoneri itu tidak hanya menang beruntun dari Sampdoria (17/8) dan Lazio (21/9). Barisan belakang yang dikawal oleh Gabriel Paletta dan Alessio Romagnoli juga sukses mempertahankan gawang Gianluigi Donnarumma tetap cleansheet.

”Kami memiliki level mental yang sangat bagus,” kata Montella dalam konferensi pers tadi malam (24/9) seperti dilansir Tuttomercatoweb. ”Itulah yang membuat Milan mampu menampilkan permainan berlevel tinggi melawan lawan yang secara kualitas lebih bagus dari kami,” lanjutnya.

Trisula SBN (Suso, Carlos Bacca, M'Baye Niang) jelas menjadi pilihan utama pelatih berjuluk L'Aeroplanino itu setelah mencetak seluruh gol Milan (8).

Montella mengatakan, dia sangat puas dengan SBN yang mampu membuktikan kapabilitasnya sebagai penghancur pertahanan lawan. Bacca yang sudah berusia 30 tahun mampu beradaptasi begitu baik dengan gaya permainan dari Suso dan Niang yang jauh lebih muda darinya (22 dan 21 tahun).

”Tidak ada kata usia ketika membahas mereka bertiga,” tutur Montella. ”Sebab, mereka masih bisa berkembang. Mereka bisa menjadi trio terbaik di liga saat ini,” lanjut pelatih yang musim lalu membesut Sampdoria itu.

Selain lini depan yang sangat garang, Montella begitu lega lantaran dia bisa menggunakan backfour terbaiknya. Luca Antonelli telah bergabung bersama Milan untuk lawatan ke Florence setelah pulih dari trauma kepala yang didapat pasca salah jatuh saat dikandaskan Udinese. Kehadirannya bisa memperkuat bek kanan dengan Mattia De Sciglio berada di sebelah kiri mengapit Alessio Romagnoli dan Gabriel Paletta.

Hanya, Montellah mengaku gamang dalam menentukan komposisi starting eleven dinihari nanti. Dia berada diantara pilihan apakah menurunkan Antonelli ataukah mempertahankan Davide Calabria. Sejauh ini, performa Calabria cukup bagus dengan rekor 100 persen kemenangan saat dia turun selama 90 menit.

”Dia adalah pemain muda yang sangat penting di tim ini,” papar Montella. ”Calabria menunjukkan potensi yang sangat bagus meski persaingan di sektor bek sayap sedemikian ketat,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Montella mengatakan bahwa kemenangan tidak hanya mengerek mereka ke zona Eropa seperti yang menjadi target Il Diavolo, sebutan lain Milan. Namun, hal itu juga mendongkrak konfidensi penggawa Milan dalam menatap agenda Serie A selanjutnya. Setelah ini, mereka harus menghadapi Sassuolo (2/10), Chievo Verona (17/10), serta kandidat utama scudetto Juventus (23/10).

”Kami ingin melihat sejauh apa pertumbuhan tim ini. Aku sangat optimistis kami bisa melaluinya,” lanjut Montella kembali.

Terpisah, allenatore La Viola, sebutan Fiorentina, Paulo Sousa meminta anak asuhnya untuk berhati-hati dengan Milan saat ini.

Dalam pandangannya, Milan yang tidak bisa bertarung untuk memperebutkan capolista bakal habis-habisan untuk finis di zona Eropa akhir musim nanti. ”Kami harus mencoba untuk bermain efisien. Sebab, Milan memiliki deretan pemain yang berkualitas,” papar pelatih asal Portugal tersebut seperti dilansir Football Italia. (apu)

Berita Terkait