Fight For The Big Five

Fight For The Big Five

  Senin, 18 September 2017 10:00
SHARING: Zakaria dan Aldora selaku Alpha Zetizen Kalimantan Barat 2016 berbagi tips dan trik untuk menghadapi audisi. Mereka juga berbagi cerita serunya Zetizen Summit tahun lalu kepada peserta.

Berita Terkait

PONTIANAK - Minggu (17/9) adalah hari yang tak terlupakan bagi Top 20 Zetizen National Challenge Go To New Zealand 2017. Acara dimulai pukul 10.00 WIB di Graha Pena Pontianak Post. Meskipun sempat dilanda hujan tak membuat semangat peserta padam. Justru sebaliknya semangat dan aura optimis sangat terpancar. Suasana yang awalnya tegang menjadi mencair pada sesi sharing dan motivasi oleh Zakaria Anshari dan Aldora Helsa Goewyn selaku Alpha Zetizen Kalbar 2016.

Di sela menunggu giliran interview, ada segudang cerita dari 13 peserta yang mengikuti audisi langsung di Graha Pena Pontianak Post. Mulai dari sulitnya melengkapi berkas admisnistrasi seperti mencari tanda tangan dekan, membuat video menarik dan memenuhi syarat lainnya dalam waktu singkat. Hal ini diakui oleh beberapa peserta salah satunya Sulistia Dwi Lestari. “Melengkapi syarat-syaratnya dalam waktu singkat bikin greget. Apalagi perjuangan waktu minta tanda tangan dekan. Bagi mahasiswa baru seperti saya ini butuh nyali karena kita juga perlu menjelaskan secara rinci untuk meyakinkan beliau,” ujar Sulistia.

Berbeda dari tahun sebelumnya, audisi kali ini dibagi menjadi dua sesi yakni interview secara langsung dan video call bagi peserta yang berada di luar Pontianak dan Kubu Raya. Tercatat 8 peserta yang berasal dari luar Pontianak dan Kubu Raya. Namun dari 8 peserta tersebut, salah satunya memilih dating ke Pontianak langsung. Marcelino Jovanaldo, peserta asal Sekadau ini rela menempuh perjalan 6 jam dengan bis demi untuk mengikuti audisi di Pontianak. Pengorbanan menempuh jarak 315 KM dari Sekadau ke Pontianak ini diakuinya sebagai bukti keseriusan. “Saya ingin menunjukkan niat dan kemampuan saya secara totalitas di hadapan juri. Rasanya kurang puas kalau hanya seleksi lewat video call,” cuap pelajar SMAN 1 Sekadau ini. 

Tepat pukul 13.00 WIB audisi sesi pertama selesai. Kemudian dilanjutkan dengan audisi sesi kedua secara video call. Audisi berjalan lancar tanpa kendala, tercata ada 7 peserta yang melakukan audisi secara video call yaitu dari Ketapang, Sanggau, Sanggau Ledo, Malang dan Yogyakarta.

Semua peserta sudah menunjukkan aksi terbaiknya di depan tiga juri.  Aditya Galih Mastika, salah satu juri, mengaku sangat mengapresiasi para peserta. “Aksi positif mereka sangat menarik padahal masih muda tapi sudah punya project yang berdampak besar untuk lingkungan di sekitarnya. Apalagi dikemas dengan presentasi dan video yang baik. Kami para juri sampai harus melakukan diskusi yang cukup panjang untuk memilih lima orang dari dua puluh peserta,” cuap Aditya.

Finally, selamat buat peserta yang telah terpilih menjadi Alpha Zetizen  Kalimantan Barat 2017! Terus pantang menyerah untuk melanjutkan ke tahap berikutnya. Bagi yang belum lolos tetap semangat dan terus melakukan aksi positif tanpa henti. Jadilah inspirasi bagi sesama. Youth can do it! (dee)

Berita Terkait