Festival Kecubung dan Permata; Keliling Indonesia Demi Kontes Batu

Festival Kecubung dan Permata; Keliling Indonesia Demi Kontes Batu

  Selasa, 16 February 2016 11:19

Berita Terkait

Jika sudah hobi seseorang mau saja melakukan hal yang tidak mungkin dilakukan orang lain.  Seperti dua pria ini. Budi Gondrong (46), Tan Mung Khui (63) yang rela berkeliling Indonesia untuk mengikuti pameran, kontes sekaligus berjualan batu.
 

Ramses Tobing, Pontianak

Belum lagi untuk berangkat dari satu daerah ke daerah lain menggunakan pesawat. Namun jangan salah, bukan berarti dua pria asal Jombang, Jawa Timur ini tidak mendapatkan keuntungan ketika memutuskan berkeliling Indonesia. Justru omset yang didapat berkisar antara Rp50 juta hingga Rp100 juta. "Keuntungan tetap ada dan pemasukan masih mencukupi," kata Budi Gondrong kepada wartawan koran ini.

Budi menuturkan sudah setahun terakhir menjalani aktivitas ini. Namun jika ditanya sejak kapan berjualan batu, anda jangan terkejut. Hal ini sudah dilakukannya sejak tahun 1985. Daerah yang pernah disinggahi kedua pria ini di antaranya Pulau Kalimantan dan Jawa. Setelah dari Pontianak, keduanya akan mengikuti pameran di Martapura dan Sumatera.

Meski berasal dari Jombang, namun keduanya tidak membawa batu dari daerah asal mereka. Justru mereka membawa batu dari daerah Pacitan. Jenis batu yang dibawa yakni batu bergambar, badar besi dan calsedon. Untuk nilai jualnya beragam. Dari ratusan ribu hingga puluhan juta. Apakah anda pembelinya? Budi memastikan ada dan mereka adalah kolektor batu. Meski harganya mahal batu tetap diburu.

Dia mencontohkan untuk batu bergambar. Semakin mirip dengan bentuk aslinya harga batu semakin mahal. Contohnya batu bergambar naga harganya Rp5 juta rupiah. Belum lagi jika menang kontes harganya semakin mahal."Kalau sudah menang kontes harganya bisa mencapai Rp10 juta hingga Rp15 juta," ungkapnya. Hanya saja dia mengakui trend batu sempat menurun. Kendati demikian untuk batu bergambar peminatnya masih stabil. Pemburu batu ini pun tetap bertahan dan rela membeli dengan harga yang mahal. (mse)

Berita Terkait