Faktor Son

Faktor Son

  Selasa, 18 Oktober 2016 09:30

Berita Terkait

Bayer Leverkusen vs Tottenham Hotspurs

LEVERKUSEN – Sebuah kerugian besar ketika Bayer Leverkusen melepas Son Heung-min musim panas 2015 lalu. Hengkangnya Son ke Tottenham Hotspur dengan banderol GBP 22 juta (Rp 349,01 miliar) berbuntut panjang. Produk elektronik asal Korsel yang jadi sponsor Leverkusen, LG, pun ikut mengakhiri kontraknya setahun setelah Son hijrah. 

Dan setelah sempat masuk dalam daftar jual awal musim ini, pilihan Spurs, nama lain Tottenham Hotspur, mempertahankan Son sudah benar. Diturunkan dalam tujuh laga di semua ajang, pemain 24 tahun itu membuat lima gol. 

Dini hari nanti (19/10) di BayArena pada matchday ketiga Liga Champions grup E, Son akan kembali ke klub yang membesarkan namanya. Namun kali ini, reuni dengan sang mantan bisa saja berakhir dengan sangat emosional.

Son digadang-gadang menjadi Dimitar Berbatov dalam laga ini. Berba, panggilan Dimitar Berbatov, menjadi hantu yang menjebol gawang Leverkusen dalam satu-satunya catatan perjumpaan kedua tim. Yakni pada fase grup B UEFA Cup 2006-2007 lalu. Spurs menang 1-0 atas Leverkusen kala itu.

Nah, Son memang sepertinya dipersiapkan khusus untuk laga ini. Pada matchday delapan Sabtu (15/10) lalu versus West Bromwich Albion, Son dicadangkan. Pemain yang mengawali karir bersama FC Seoul itu menjadin pengganri Erik Lamela pada menit ke-72. 

Kepada Sky Sports kemarin (17/10) tactician Spurs Mauricio Pochettino berkata strategi rotasi pemain memang harus dilakukan. Dalam 23 hari ke depan, The White Lily, julukan Spurs, bermain tujuh kali.      

“Kami memang harus cerdas membaca keadaan ke depan. Kami menjalani laga padat,” ucap Pochettino. Usai lawan Leverkusen, Hugo Lloris dkk akan melawan Bournemouth (22/10), Liverpool (26/10), dan Leicester City (29/10). 

“Son dan beberapa pemain lain terlalu capek ketika mereka harus bermain pada setiap laga. Namun Liga Champions masuk dalam prioritas kami,” tutur Pochettino lagi. 

Dalam laga dini hari mendatang Spurs kehilangan dua pemain. Yakni Toby Alderweireld dan Harry Kane. Khusus Kane, penyerang timnas Inggris itu kemarin sudah bergabung dalam latihan. 

Sedang kubu Leverkusen kehilangan Karim Bellarabi, Vladlen Yurchenko, dan Joel Pohjanpalo karena cedera. Lalu nama Lars Bender masih ditimbang apakah sudah fit 100 persen. 

 Seperti diberitakan The Guardian kemarin Direktur Olahraga Leverkusen Rudi Voeller mengatakan ada banyak deal bisnis dibalik kepergian Son ke klub asal London utara tersebut. 

Mantan penyerang Jerman pada Piala Dunia 1990 tersebut mengatakan Son bukan sekedar pemain dengan skill yang luar biasa. Namun juga sebagai brand global dari Asia. 

“Ketika pemeriksaan kesehatan dilakukan tahun lalu, saya sudah mencium kalau ada banyak tangan bermain dalam hengkangnya Son. Kami menyesal Son pergi,” ujar Voeller. 

Yang membuat Voeller sangat gondok adalah Son menjadi pemain trbaik September lalu. Itu adalah gelar pertama seorang pemain Asia di kancah Premier League. Kemudian setelah nyaris dibuang pada bursa transfer musim ini, Son malah membuktikan kualitasnya. 

Son digembleng dengan tradisi sepak bola Jerman. Pada usia 16 tahun, Son pindah ke Hamburg. Disana Son digembleng selama tiga tahun, 2010-2013. Kemudian musim panas 2013, Son pindah ke Leverkusen. (dra)

 

Berita Terkait