Etika Gunakan Headset di Kantor

Etika Gunakan Headset di Kantor

  Senin, 25 April 2016 09:50

Setiap orang memiliki cara yang berbeda-beda agar bisa berkonsentrasi menyelesaikan pekerjaanya. Menikmati musik menjadi salah satu cara yang kerap dilakukan. Agar suara musik tak mengganggu rekan kerja lainnya, headset pun menjadi pilihan. Lantas adakah etika menggunakan headset di kantor. 

Oleh : Marsita Riandini

Menghilangkan rasa suntuknya menghadapi pekerjaan,  beberapa orang ada yang menyiasatinya dengan berbagai cara. Ada yang mengobrol dengan rekan kerja, tetapi banyak pula yang memilih mendengarkan musik. Mendengarkan musik di kantor tentu tak bisa sembarang. Apalagi jika itu bisa merusak konsentrasi rekan kerja lainnya. Penggunaan headset pun menjadi pilihan. 

Penggunaan headset umumnya dilakukan di kantor agar bisa berkonsentrasi dengan pekerjaan. “Saya pribadi senang menggunakan headset. Bekerja sembari mendengarkan lagu-lagu kesukaan itu jadi konsentrasi meningkat. Saya termasuk yang suka mendengarikan musik dengan volume cukup besar,” ucap Melinda (27 tahun).

Melinda menyadari, meskipun penggunaan headset tidak dilarang, tetapi ada beberapa permasalahan yang sering muncul. Seperti rekan kerja yang kesal, akibat  terlalu fokus dengan pekerjaan sembari mendengarkan musik. “Kadang itu kalau sudah keasyikan suka tidak dengar kalau ada yang manggil. Apalagi kalau volumenya besar. Nah, kadang  kalau sudah di panggil dari dekat, baru saya menyadari,” ucap warga Jalan Apel ini. 

Musik memang mampu mengubah mood seseorang. Mendengarkan musik di kantor lebih asyik dengan headset. “Saya lebih suka menggunakan headset. Selera musik orang khan tidak sama. Jadi kalau ada yang mutar musik yang tidak saya suka, ya saya gunakan headset,” papar Rismayanti (25 tahun). 

Penggunaan headset di tempat kerja, lanjut dia tidak bisa sepanjang waktu. Apalagi ketika ada atasan yang datang. “Kalau kita pakai headset itu khan berasa dunia kita sendiri. Nah, bahaya kalau tiba-tiba ada bos, masih tetap pakai headset. Kalau dipanggil tidak dengar khan repot urusannya,” ucap Warga Tanjung Pura ini. 

Headset juga sering digunakan oleh Devi Kusmayani (28 tahun) saat bekerja. Menurut dia, bekerja ditemani musik akan membuat dirinya lebih fokus menyelesaikan pekerjaan. “Mungkin terbiasa sejak sekolah dulu, kalau ngerjakan tugas bisa sambil dengarin musik. Mungkin beberapa orang merasa terganggu. Kalau saya malah bisa fokus,” ulasnya. 

Dia memahami bahwa situasi di tempat kerja tentu tak bisa disamakan dengan rumah sendiri. “Meskipun menggunakan headset tetap harus tanggap dengan sekitar. Makanya volume musiknya tidak terlalu besar. Kalau ada yang manggil masih bisa dengar,” ulas warga Jalan Husen Hamzah ini. 

Tak hanya volume suara saja, kondisi meja kerja juga berpengaruh saat menggunakan headset. “Kebetulan model meja kerja saya itu di pinggir dekat dinding, tanpa sekat. Jadi kalau ada yang manggil masih bisa sadar. Cuma kadang kalau keasyikkan tetap tidak dengan kalau ada yang memanggil,” ucap PNS ini. 

---------------------

Tak Cuma Headset

Volume suara saat nelpon

Etika di kantor penting untuk diperhatikan. Salah satu yang harus kita perhatikan adalah menjaga volume suara, terutama saat menerima telepon. Seringkali obrolan yang terlalu asyik, membuat volume suara terlalu keras. Akibatnya konsentrasi rekan kerja lainnya bakal terganggu. Apalagi jika pekerjaan tersebut memang membutuhkan situasi yang tenang. 

Mendengarkan musik

Mendengarkan musik di kantor memang tak ada salahnya. Tapi bukan berarti Anda bisa dengan bebas membunyikan musik tanpa memperhatikan sekeliling. Pahami bahwa tidak semua orang menyukai jenis musik yang sama. Boleh jadi, musik yang Anda putar bukanlah selera musik yang disukai rekan kerja Anda. 

Mengobrol dengan rekan kerja

Memiliki waktu luang di kantor, tak berarti Anda dengan bebas berbicara sesuka hati. Volume suara tentu saja tetap dikendalikan. Terlebih jika ada teman lain yang sedang membutuhkan konsentrasi tinggi dalam bekerja. 

Hargai sebuah pintu yang tertutup

Jika seorang rekan kerja kita telah menutup pintu ruang kerjanya, tetaplah diluar dan jangan mengganggu. Meskipun dia kelihatannya tidak sedang sibuk. Biasanya, seseorang menutup pintu ruang kerjanya karena dia butuh ketenangan saat bekerja atau menelepon klien.  

Dering Handphone

Bila HP anda sering berdering, pastikan nada dering yang digunakan tidak mengganggu yang lainnya. Aturlah sedemikian rupa, agar sesuai dengan kondisi tempat kerja Anda. (*/bbsb)