Englishman Itu Akhirnya Hengkang

Englishman Itu Akhirnya Hengkang

  Jumat, 1 April 2016 09:25
Gary Neville

VALENCIA – Tanda-tanda mengenai masa depan Gary Neville sebenarnya sudah tergambar ketika Las Falles tahun ini. Selain bersukaria, fiesta yang diselenggarakan setiap tahun pada bulan ketiga tersebut mengizinkan warga kotanya membakar ninot.

Ya, ninot dalam bahasa Catalan berarti patung-patung kecil. Ninot terbuat dari kayu lalu diukir atau digambari wajah siapapun boleh dibakar. Ninot Presiden Spanyol Mariano Rajoy sampai pemimpin umat Katolik dunia Pope Francis ada di Las Falles.

Menurut AS Minggu (27/3) lalu, dalam fiesta terbesar di kota tersebut ninot pemilik Valencia Peter Lim, chairwoman Lay Hoon Chan, dan  entrenador Gary Naville ikut dihanguskan.

Tiga hari setelah abu ninot ketiga orang itu terbang terbawa angin, Rabu (30/3) lalu teriakan suporter Valencia di Stadion Mestalla “Gary, vete ya!” atau “Gary, pergilah!” benar-benar teralisasi.

Dalam situs Los Che, julukan Valencia, kemarin (31/3) pihak klub mengucapkan terima kasih buat pengabdian Neville selama kurang lebih empat bulan tersebut. Selama empat bulan di tangan pria berusia 41 tahun itu Valencia bermain 28 kali. Menang sepuluh kali, imbang tujuh kali, dan sebelas kali kalah. Dan dari sepuluh kemenangan itu hanya tiga yang terjadi di kancah La Liga.

“Saya berucap terima kasih kepada klub ini, para fans, dan pemain. Saya sesungguhnya ingin menuntaskan sampai akhir musim ini akan tetapi jalannya 28 laga bersama saya memang bukan menjadi standar saya,” ucap Neville seperti diberitakan AS.

Valencia memang ‘sekarat’. Ketika Neville masuk awal Desember menggantikan Nuno Espirito Santo, posisi Valencia ada di peringkat sembilan. Sedang empat bulan bersama Neville, kini posisi Valencia melorot sampai posisi 14. Bahkan kini Valencia tinggal berjarak enam angka dari zona degradasi.

Hengkangnya Neville ini menegaskan jika Englishman memang tak mudah beradaptasi dengan kultur sepak bola Spanyol. Sebelumnya, masih pada musim ini, pelatih asal Skotlandia David Moyes juga ditendang pada 9 November silam. Sebagai pengganti Neville, maka diangkatlah Pako Ayestaran. Ayestaran ini adalah asisten pelatih Neville yang digaet Februari silam. Mantan asisten Rafael Benitez ini bukan nama asing buat Valencia.

Sebab periode 2001-2004, pria berusia 53 tahun itu menjadi saksi bagaimana Valencia menjuarai La Liga dua kali serta menjadi runner up Liga Champions. Seperti diberitakan The Guardian Neville mengatakan tak pernah terteror sejak pertama Ayestaran menjadi asistennya. Malahan Ayestaran sangat berguna di ruang ganti.

“Tentu saja dalam beberapa hal saya memiliki kekurangan. Salah satunya ketika di ruang ganti dimana semuanya memakai bahasa Spanyol dan saya butuh seseorang yang mengartikannya buat saya apa yang dirasakan tim,” ujar Neville.

Pihak klub sendiri mengatakan delapan laga sisa buat Ayestaran ini harus dilalui dengan kemenangan. Untuk masuk ke posisi tujuh besar atau zona Eropa, Valencia berselisih 13 angka.

Dalam delapan laga sisa, lawan-lawan Valencia bukan masuk kategori enteng. Lihat saja Valencia harus bersua tim-tim yang kini di posisi lima besar. Yakni Sevilla (10/4), Barcelona (17/4), Villarreal (1/5), dan Real Madrid (8/5). Nah, kalau ditarik mundur keruwetan Valencia musim ini disebabkan oleh beberapa masalah. Football Espana kemarin menulis pemilik Peter Lim terlalu percaya kepada pembisiknya, Jorge Mendes.

Mendes yang sejatinya hanyalah seorang agen pemain sepak bola, rupanya memiliki pengaruh dan kontrol yang sangat kuat kepada klub juara La Liga enam kali tersebut. Bahkan Mendes disindir fans Valencia jika Mendes adalah seorang direktur olahraga buat Valencia bukan cuma agen yang mendatangkan pemain.  

Mendes juga mengotaki pergantian pelatih musim 2014-2015 lalu. Pelatih Juan Antonio Pizzi diganti Nuno Espirito Santo. Hubungan Santo dan Mendes cukup dekat karena Santo ini adalah bagian dari jejaring Mendes. “Nuno adalah entrenador level B. Dia belum teruji dan hanya menangani klub papan tengah Portugal Rio Ave,” tulis Football Espana.

Selain itu, Mendes juga membisiki buat Peter Lim melepas pemain kesayangan para suporter Nicolas Otamendi ke Manchester City. Otamendi menjadi penjualan termahal klub bergambar kelelawar itu musim ini dengan banderol EUR 45 juta (Rp 678 Miliar). Keruwetan kamar ganti Valencia juga semakin bertambah dengan pengganti Nuno yang kurang sepadan. Meski sosok Neville punya daftar sukses yang panjang bersama Manchester Unietd sebagai pemain, ketika menjadi pelatih saudara Phil Neville itu masih butuh banyak ilmu tambahan.(dra)