Empat Orang Jabat Purek Baru Untan Ingin Akreditasi A

Empat Orang Jabat Purek Baru Untan Ingin Akreditasi A

  Rabu, 4 November 2015 07:50
PELANTIKAN: Para Purek Untan terpilih dilantik Senin (2/11). Dr Aswandi sebagai Purek I, Dr Rini Suliswati sebagai Purek II, Prof Dr Kamarullah di psosisi Purek III, dan Prof Dr Arkanudin sebagai Purek IV.

Berita Terkait

PONTIANAK – Empat orang Pembantu Rektor Universitas Tanjungpura terpilih akhirnya dilantik. Mereka adalah Dr Aswandi sebagai Purek I, Dr Rini Suliswati sebagai Purek II, Prof Dr Kamarullah di psosisi Purek III, dan Prof Dr Arkanudin sebagai Purek IV. Rektor Untan, Prof Dr Thamrin Usman DEA berharap keempatnya dapt mengembang tugas dan menjalankan birokrasi Untan dengan baik dan berkualitas. Para pejabat baru tersebut merupakan orang-orang berpengalaman, baik di tingkat fakultas maupun senat universitas.

Aswandi adalah pengajar di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, dan pernah menjabat dekan di sana. Sedangkan Rini berasal dari Fakultas Ekonomi. Adapun Kamarullah dan Arkanudin masing-masing berasal dari Fakultas Hukum dan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik. Mereka akan menjabat hingga empat tahun mendatang.

Rektor berharap keempat orang tersebut dapat segera bisa membuat Untan lebih maju. Menurut dia, tantangan Untan ke depan adalah peningkatan kualitas akademik. Untan mengincar akreditasi A. “Saat ini untuk institusi akreditasi kita B. Kami belum puas, dan berupaya agar dalam waktu dekan akreditasi ini meningkat menjadi A,” ujarnya kepada Pontianak Post.

Thamrin juga mengatakan pihaknya juga akan fokus pada peningkatan kualitas mahasiswa. Dia berharap lulusan Untan bisa menjadi insan yang kreatif dan kompetitif. “Salah satu tolak ukur kesuksesan perguruan tinggi adalah seberapa cepat lulusannya bisa diterima bekerja di tempat yang baik. Saat ini banyak lulusan yang belum lulus pun sudah dibooking untuk bekerja di instansi atau perusahaan. Seperti anak-anak UKM terjun payung, yang sudah diminta masuk ke kemiliteran,” ucapnya.

Selain peningkatan kualitas belajar-mengajar, Untan juga berupaya untukberubah status menjadi Badan Layanan Umum. Lalu dari BLU, perguruan tinggi pertama di Kalbar ini juga mengincar status yang lebih tinggi yaitu Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum. Di luar Pulau Jawa, hanya Universitas Hasanuddin Makassar yang berstatus PTNBH. “Untan saat ini baru berstatus Satuan Kerja. Dalam waktu dekat ini kita berharap perubahan status ke BLU bisa tercapai,” kata dia.

Pihaknya juga akan memperkuat program studi baru dengan menambah sarana dan prasarana. Selain itu, beberapa program doktoral (S3) baru akan didirikan. Dari aspek kerjasama, Untan ingin meningkatkan jaringan yang lebih luas lagi. Di tingkat regional, kata dia, Untan sudah bergabung dalam Kalimantan University Consorsium. (ars)

Berita Terkait