Elpiji dan Gula Jiran Diamankan

Elpiji dan Gula Jiran Diamankan

  Jumat, 19 Agustus 2016 09:45
BARANG BUKTI : Polisi menyita barang bukti berupa gula dan elpiji asal jiran yang akan dijual di pasar tradisional di wilayah Kapuas Hulu. FOTO MUSTA’AN

Berita Terkait

PUTUSSIBAU—Jajaran kepolisian Polres Kapuas Hulu kembali gagalkan upaya penyelundupan gula dan tabung gas elpiji yang diduga berasal dari Malaysia, Jumat (11/8) pukul 23.00 WIB Barang tersebut ditangkap petugas di jalan Lintas Utara, Desa Nanga Awin Kecamatan Putussibau Utara. Barang asal Malaysia dibawa menggunakan bis yang mengangkut penumpang Martinus-Putussibau.

Dikonfirmasi wartawan, Kapolres Kapuas Hulu AKBP Sudarmin SIK melalui Paur Humas Polres Kapuas Hulu Ipda Rajiman menjelaskan. Pengungkapan itu bermula ketika jajaran Polsek Putussibau Utara melakukan patroli perbatasan sekaligus pengecekan titik api di lintas utara. Saat di dalam perjalanan, anggota berpapasan dengansebuah buswarna hijau CV Putra Mandiri dengan nomor polisi KB 7564 F.

Bus tersebut dikendarai Yo, yang datang dari arah Badau, namun saat berpapasan dengan petugas, sopir berusaha membawa mobil memutar arah, sehingga dilakukan pengejaran. “Sopir berusaha lari dari petugas. Setelah dikejar, distop dan dicek ditemukan gula pasir produksi Malaysia 3 karung, kemudian gas elpiji 14 kg asal Malaysia berjumlah 18 buah,” kata Rajiman di Mapolres, Selasa (16/8)

Saat dilakukan interogasi di lapangan, kata Rajiman, menurut keterangan sopir, barang tersebut di prolehnya di Benua Martinus, gula dan gas elpiji produksi Malaysia itu milik Regina Monica.

“Saat itu juga diamankan petugas dan dilimpahkan ke Reskrim, sekarang masih ditangani,” ujarnya. Rajiman mengungkapkan, saat ini patroli perbatasan, jadi skala periortas aparat Kepolisian Polsek dan Polres.

Upaya tersebut sesuai dengan komitmen Kapolda Kalbar atas perintah Kapolri dalam pencegahan masuknya barang-barang ilegal serta kegiatan perdagangan gelap lainnya. Karenanya di perbatasan harus dilkukan patroli atas barang-barang yang datang dari negaraseberang.

“Setiap Kapolsek daerah perbatasan harus melaporkan terus perkembangan situasi disana dan patroli,” terang Rajiman.(aan)

Berita Terkait