Eksis Bangun Bumi Khatulistiwa

Eksis Bangun Bumi Khatulistiwa

  Jumat, 15 April 2016 09:58
JALAN SANTAI: Dirut Bank Kalbar, Sudirman HMY (tengah), beserta pegawai ikut jalan santai, sebagai pembukaan rangkaian kegiatan ulang tahun ke-52 Bank Kalbar di lingkungan GOR Pangsuma Pontianak, Minggu, 10 April 2016.

Berita Terkait

DI Gedung Pantjasila hari ini, 52 tahun yang lalu, berdiri tegap sosok panutan pemimpin Kalimantan Barat, Gubernur JC Oevaang Oeray. Beliau berkata, "Aku titipkan sebutir biji sawi, tebar dan sebar agar terus tumbuh besar dalam rangka membangun perekonomian daerah Kalimantan Barat!" Pernyataan penuh kesan di mana Bank Kalbar yang dahulu saat diresmikan hanya menempati ruangan 4x6 meter, modal dasar pemda Rp20 juta serta karyawan yang bisa dihitung dengan jari, kini telah menjelma sebagai lebih dari 300 jaringan, modal Rp1,5 triliun dan karyawan 1.600 orang.

Tidak hanya gedung kantor cabang utama dan kantor pusat yang berada di Jalan Rahadi Oesman No.10, Kota Pontianak, berdiri megah bergaya kosmopolitan, namun juga kantor cabang maupun jaringan seluruh kabupaten maupun kota. Semua terus mengalami transformasi sebagai ‘landmark’ Bumi Khatulistiwa. Bermula dari Tanah Seribu, hari ini, 15 April, 52 tahun yang lalu ibarat irama musik. Rentak gendangnya terus bertabuh, alunannya riuh, semangat membangun perekonomian daerah membara tanpa mengeluh mengaduh. Tiada keluh, rasa, asa, dan karsa ditempuh untuk menggerakkan bank milik pemerintah daerah untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat Indonesia di belahan Bumi Khatulistiwa yang luasnya 1,5 kali Pulau Jawa.

Vina Candrawati, pelukis pasir nasional menggambarkan elan vital Bank Kalbar ke dalam sebuah peta wilayah, dari peta itu dia gambarkan sambutan kepada nasabah dengan sikap ramah. Tugu Khatulistiwa bersinar dengan cerah sejak 15 April 1964 di mana Bank Kalbar mulai bergerak. Bank Kalbar memang hadir dengan penuh dedikasi, memberi pelayanan sepenuh hati. Dengan produk unggulan yang kompetitif syarat arti. Aktif menjemput bola dengan 25.000 gerai mesin anjungan langsung tunai (ATM-Bersama) di seluruh persada nusantara, bahkan untuk melayani nasabahnya. Di hari Sabtu dan Minggu yang notabene libur tetap buka sesuai jam kerja, khususnya di Ayani Megamal Pontianak, Bank Kalbar terus eksis membangun perekonomian daerah semakin terpercaya, bersahabat, dan profesional.

Dalam semangat ke-52 tahun ini, Bank Kalbar telah menjadi bank yang dicintai masyarakat Kalimantan Barat. Berbagai upaya dan kerja keras seluruh jajaran Bank Kalbar ditahun 2015 tercermin dari keberhasilan memenuhi target, diikuti pula pengakuan lembaga independen yang berujung pada prestasi yang diperoleh Bank Kalbar sepanjang tahun 2015, diantaranya Bank Kalbar kembali dinobatkan sebagai bank dengan predikat “Sangat Bagus” selama 15 tahun berturut-turut (2000-2014) oleh majalah Infobank dan menerima “Platinum Trophy”. Penghargaan yang kita peroleh, harus menjadi momentum bagi Bank Kalbar untuk lebih meningkatkan kompetensi, kualitas layanan dan kinerja, sehingga masyarakat Kalimantan Barat dapat merasakan langsung sentuhan yang profesional. 

Kurun waktu 52 tahun bukan merupakan kurun waktu yang singkat untuk menjalin suatu integrasi proses bisnis di dalam Bank Kalbar sebagai suatu jasa layanan perbankan, sesuai dengan tujuan, visinya sebagai perusahaan jasa perbankan yang berkinerja tinggi, berkembang secara wajar, serta memiliki nilai tambah bagi masyarakat. Perubahan kondisi yang dihadapi oleh Bank Kalbar, hendaknya harus disikapi sebagai suatu kondisi yang memaksa (sense of urgency) atas perubahan dalam tata laksana Bank Kalbar. Adopsi atau terobosan inovasi diimplementasikan di bidang teknologi informasi yang canggih dan berwawasan masa depan pendayagunaan aset, mempertajam fokus bisnis agar tetap relevan dengan perkembangan bisnis dan masyarakat.

Program transformasi BPD agar bank pembangunan daerah menjadi bank yang kompetitif kuat dan kontributif bagi pembangunan daerah yang telah dilaunching oleh Presiden RI, Ir Joko Widodo, 26 Juni 2015, di istana negara Jakarta. Seluruh bank pembangunan daerah, termasuk Bank Kalbar harus melaksanakan program transformasi tersebut agar mencapai tujuan, “menjadi bank yang berdaya saing tinggi dan kuat, serta berkontribusi signifikan bagi pertumbuhan dan pemerataan ekonomi daerah yang berkelanjutan dapat menjadi kenyataan.”

Dalam laporan keuangan audited posisi 31 Desember 2015, Total Aset yang dimiliki oleh Bank Kalbar Rp13,035 triliun. Jika dibandingkan empat tahun ke belakang (2011) sebesar Rp7,126 triliun, maka terjadi peningkatan sebesar Rp5,909 triliun atau 82,92% dengan pertumbuhan rata-rata sebesar 17,33%. Jumlah Dana Pihak Ketiga mencapai Rp10,907 triliun. Jika dibandingkan tahun 2011 sebesar Rp6,189 triliun, meningkat sebesar Rp4,718 triliun atau 76,23% dengan pertumbuhan rata-rata sebesar 18,66%. Kredit dan Pembiayaan yang disalurkan sebesar Rp9,020 triliun. Jika dibandingkan tahun 2011 sebesar Rp4,797 triliun, meningkat sebesar Rp4,223 triliun atau 88,03% dengan pertumbuhan rata-rata sebesar 18,09%. Total Laba tahun berjalan Rp289,52 miliar. Jika dibandingkan tahun 2011 sebesar Rp174,07 miliar yang artinya mengalami peningkatan sebesar Rp115,45 miliar atau 66,32% dengan pertumbuhan rata-rata 10,25%.

Untuk Kredit Mikro yang telah dihimpun pada posisi 31 Desember 2015 sebesar Rp826 juta dengan jumlah debitur 13.492. Didukung dengan perluasan jaringan kantor dan pelayanan, hingga akhir Desember 2015 berjumlah 469 unit. Jika dibandingkan tahun 2011 sebanyak 212 unit, meningkat sebanyak 257 unit atau 121,23% dengan pertumbuhan rata-rata 29,28%. Total Modal Inti dan Pelengkap tahun 2015 sebesar Rp1,722 triliun sehingga ratio CAR 21,76%.

Saat ini, pemegang saham Bank Kalbar terus berkomitmen untuk menambah setoran modal, sehingga modal disetor saat ini tercatat Rp743 miliar, melampaui target Rp650 miliar pada 2015, tentu kepercayaan lebih yang diberikan oleh pemegang saham ini merupakan amanah yang harus kita jaga, pelihara, serta kelola dengan baik dan bertanggungjawab, sehingga misi Bank Kalbar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, mengelola dana masyarakat dan pemda, serta mendorong pengembangan usaha, terutama usaha kecil dan menengah dapat kita capai secara maksimal.

Ulang tahun ke-52 Bank Kalbar dengan mengusung tema ulang tahun kali ini “Smart, Care, and Fun“, tentunya memiliki makna dan harapan bagi setiap insan dan nasabah Bank Kalbar. Agar dalam masa ke depan Bank Kalbar tetap membenak di hati nasabah dan masyarakat Kalbar. Berbagai kegiatan telah dilaksanakan seperti khitanan massal, anjangsana ke panti-panti asuhan dan susteran, berbagai kegiatan olahraga, donor darah, lomba cerdas cermat, dan lomba adzan.

Rangkaian kegiatan ulang tahun ke-52 dibuka dengan jalan santai keluarga besar Bank Kalbar, Minggu, 10 April 2016. Besok, 16 April 2016, Bank Kalbar mulai menggelar Turnamen Golf untuk Flight C. Sedangkan, Flight A dan B bertanding pada Minggu, 17 April 2016. Shootgun mulai pukul 06.30 WIB oleh Sudirman HMY, Direktur Utama Bank Kalbar dan Murdjani Abdullah, Komisaris Utama Bank Kalbar. Lokasi turnamen di Lapangan Golf Alam Khatulistiwa, Pontianak Utara. (*)

Narasi dan Foto:
Divisi Corporate Secretary Bank Kalbar

MEMUKUL GONG: Dirut Bank Kalbar, Sudirman HMY, memukul gong membuka rangkaian kegiatan peringatan ulang tahun ke-52 Bank Kalbar di GOR Pangsuma, Minggu, 10 April 2016.

KEBERSAMAAN: Komisaris, Direksi, dan Kepala Divisi Bank Kalbar berlaga di arena futsal. Pertandingan ini menjadi ajang kebersamaan manajemen dan pegawai.

KHITANAN MASSAL: Direktur Kepatuhan Bank Kalbar, Musafir, membuka khitanan massal di Aula Kantor Pusat Bank Kalbar, 2 April 2016.

ANJANGSANA: Kepala Divisi Manajemen Risiko Muhammad Haddad (keempat kiri), Kepala Divisi Umum M Faridhan (ketujuh kiri), dan pegawai Bank Kalbar berfoto bersama pengurus Panti Asuhan El-Amani.

ANJANGSANA: Kepala Divisi Umum M Faridhan menyerahkan bantuan kepada pengurus Susteran Alma.

Berita Terkait