Eks Gafatar Kapuas Hulu, Ambil Aset

Eks Gafatar Kapuas Hulu, Ambil Aset

  Sabtu, 27 February 2016 08:49
EKS GAFATAR: Eks anggota gafatar mengambil hartanya yang tertinggal di Putussibau. MUSTA’AN/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

PUTUSSIBAU—Sejumlah eks anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang pernah berdomisili di Kecamatan Semitau mendatangi Sekretariat Daerah (Setda) Kapuas Hulu. Kedatangan anggota eks Gafatar bernama Lasimin ini untuk mengambil barang-barang yang diamankan Pemkab Kapuas Hulu saat proses evakuasi pemulangan mereka ke daerah asal masing-masing, beberapa waktu yang lalu.

Lasimin tidak datang sendirian, ia didampingi istrinya kembali ke Kapuas Hulu setelah dipulangkan pemerintah bersama rombongan lainnya.“Kami sudah 10 hari di Putussibau, mengurus barang-barang yang kami tinggalkan,” kata Lasimin di Setda Kapuas Hulu, Jumat (26/2) pagi. Lasimin berasal dari daerah Semarang, ia merupakan salah satu aks anggota Gafatar yang miliki harta cukup banyak.

Saat di evakuasi dan dipulangkan beberapa waktu lalu, hampir sebagian besar barang dititipkan untuk diamankan di gedung Pemadam Kebakaran, Satpol PP.“Barang yang kami tinggal akan kami diambil semua hari ini. Ada sepeda motor satu, sepeda ontel tiga, kulkas, mesin jahit, penyulingan air dan beberapa perabot rumah tangga lain. Setelah dicek, seluruh barang masih utuh,” paparnya.

Lasimin mengaku sudah berkonsultasi dengan Pemkab Kapuas Hulu, agar pengambilan aset milik eks anggota gafatar lain bisa diwakili olehnya.“Saya coba wakili teman-teman untuk mengambil barang-barang tersebut, tapi belum bisa,” ucap Lasimin. Bersama sang istri, Lasimin datang ke Kapuas Hulu menggunakan pesawat.Rencananya setelah semua aset dikumpul, beberapa diantaranya akan dijual.

Bapak empat anak ini menyampaikan terimakasih kepada Pemkab Kapuas Hulu yang telah menjaga asetnya selama ditinggalkan dalam proses evakuasi. “Kalau barang-barang kawan kemungiknan tidak diurus,” ucapnya. Penyerahan aset eks Gafatar tersebut dilakukan oleh petugas Satpol PP, disaksikan Kodim 1206 Putussibau, Polres Kapuas Hulu dan unsur yang lain dilingkungan Pemkab Kapuas Hulu.

Kasdim 1206/Putussibau Mayor Inf. Nurcholis mengatakan, aset eks Gafatar tersebut sudah didata sejak awal, kemudian tetap diawasi, sehingga dipastikan utuh. Kedatangan anggota eks anggota Gafatar ke Kapuas Hulu yang mengurus aset mereka tetap dalam pengawasan pihak keamanan atau TNI/Polri.

“Pengawasan mereka tetap kami laksanakan setelah mereka ambil barang,” papar Kasidm.Pada kesempatan yang sama, Kasatpol PP Kapuas Hulu Hadi Pranata S, STP mengatakan, penyerahan aset eks Gafatar tersebut sudah dibahas bersama jajaran Forkopimda beberapa waktu lalu.

“Setelah berkoordinasi dengan semua pihak, barang eks Gafatar ini bisa diserahkan.Aset ini kami inventarisir, pengambilannya secara pribadi tidak bisa diwakilkan oleh eks anggota gafatar lainnya,” ungkap Hadi.Dalam berita acaranya, kata pria yang akrab disapa Aan ini, jika anggota eks Gafatar ini berkeinginan kembali berdomisili di Kapuas Hulu harus mengurus dokumen kependudukan. Atau melalui program resmi pemerintah. Mantan Kabid Pencatatan Sipil pada Disdukcapil Kapuas Hulu ini sangat berharap, perangkat pemerintah kedepan harus lebih jeli dalam mengeluarkan dokumen kependudukan.(aan)

 

Berita Terkait