Ekonomi Terkonsentrasi di Tiga Kecamatan

Ekonomi Terkonsentrasi di Tiga Kecamatan

  Kamis, 12 May 2016 10:23
BERTEMU WABUP: Petugas Sensus Ekonomi 2016 saat melakukan pencacahan di kediaman Wakil Bupati Kapuas Hulu Antonius L Ain Pamero, Selasa (10/5). MUSTA’AN/PONTIANAK POST

Berita Terkait

*Putussibau Utara
*Putussibau Selatan
*Semitau

PUTUSSIBAU – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kapuas Hulu, Guntur Prahara, menilai, untuk wilayah Kabupaten Kapuas Hulu ternyata konsentrasi ekonomi masyarakat terpusat di beberapa kecamatan. Di antaranya, disebutkan dia, Kecamatan Putussibau Utara, Putussibau Selatan, dan kota Kecamatan Semitau. Dia memandang bagaimana tiga kecamatan tersebut diperkaya dengan berbagai usaha yang diusahakan masyarakat, mulai dari sektor perdagangan, usaha kecil dan menengah (UKM), hingga usaha rumah tangga.

Selasa (10/5) lalu, Guntur memimpin langsung petugas Sensus Ekonomi (SE) ke kediaman Wakil Bupati Kapuas Hulu Antonius L Ain Pamero, sekitar pukul 19.30 WIB, di Desa Pala Pulau, Kecamatan Putussibau Utara. Saat ditemui wartawan, dia mengatakan jika kegiatan ini merupakan tahapan awal pencacahan bidang usaha yang dijalankan masyarakat, di mana tahap selanjutnya dilakukan tahun depan. 

Guntur menjelaskan bahwa yang dicacah petugas mereka adalah semua bidang usaha, kecuali bidang pertanian dan pemerintahan. “Tahun ini kami listing dulu, lanjutan SE tahun depan pendataan kembali, sekaligus pengambilan sampel,” tutur Guntur. 

Dalam SE, kata dia, para petugas me-listing semua usaha masyarakat, terutama alamat pemilik usaha, jumlah produksi, tenaga kerja, hingga biaya yang dikeluarkan. Ia mengatakan, alamat usaha sangat penting, terutama ketika tahun depan dilakukan pendataan lanjutan. Pasalnya, dengan telah mengantongi alamat usaha, harapan dia para petugas SE mudah mencari pelaku usaha. Apalagi, dia menambahkan, masing-masing petugas menangani 2 – 3 blok sensus. Dijelaskan dia bahwa blok sensus ini dalam sebuah desa atau kelurahan dibagi habis dari total blok tersebut. “Sehingga jumlah rumah tangga dalam satu blok sensus antara 80 – 120 rumah tangga. Dengan demikian cakupan sangat luas,” kata dia.  

Guntur mengaku, hingga 10 Mei, pencacahan lapangan sudah mencapai 30 persen. Dia optimis sampai batas waktu SE berakhir, pencacahan lapangan dapat mereka selesaikan, lantaran konsentrasi ekonomi relatif sedikit. “Petugas kami hanya 200-an petugas, kalau daerah lain mencapai ribuan petugas. Karena cakupan konsentrasi ekonomi relatif sedikit, maka petugas yang ada bisa melakukan SE,” ungkapnya.

Ia mengatakan, konsentrasi ekonomi Kapuas Hulu hanya berpusat di Kecamatan Putussibau Utara, Putussibau Selatan, dan Semitau. Dari ketiga kecamatan tersebut, dia menambahkan bahwa cakupannya hanya di wilayah kota kecamatannya. 

Sejauh ini, dia mengakui bahwa kendala yang dihadapi petugas mereka di mana terbentur pemilik usaha yang kurang proaktif dan terbuka atas usaha dijalankannya. “Sehingga petugas sensus mengalami kesulitan menggali usaha yang dijalankan masyarakat itu sendiri,” kata dia. 

Sebagai pelaku usaha, dia menyayangkan masyarakat tidak mau terbuka terhadap bidang usaha yang dijalankan. Masih saja dia jumpai, pelaku usaha mengakui jika usaha yang dimilikinya kecil-kecil. Sementara, dia menyayangkan, bidang usaha yang besar tak disampaikan kepada petugas, karena mereka takut pajak. “Padahal kami tak ada kaitannya dengan pajak. Masyarakat enggan terbuka terkait usaha yang dimiliki takut dengan pajak yang akan ditarik,” ungkapnya.

Sementara itu, wakil Bupati (Wabup) Kapuas Hulu, Antonius L Ain Pamero, menyambut baik SE yang dilakukan petugas BPS. Dia yakin, melalui SE ini, secara riil pemerintah bisa mengukur tingkat ekonomi masyarakat itu sendiri. Harapan dia, hasil dari sensus tersebut bisa menjadi barometer untuk evaluasi dan menentukan program-program pembangunan ke depan. Terutama, dia menambahkan, menyangkut penghasilan, bidang usaha masyarakat, dan lain-lain.

“Menurut saya ini baik, sehingga pemerintah tidak lagi mengira-ngira usaha apa, pendapatan atau penghasilan masyarakat. Maka dengan adanya sensus ekonomi ini, diketahui secara rill bidang usaha, kondisi ekonomi masyarakat kita,” papar Anton. Dia mengimbau agar seluruh masyarakat mendukung dan berpartisipasi aktif, dengan memberikan informasi yang jelas kepada petugas SE yang datang.(aan) 

4///

Berita Terkait