Edukasi Keuangan di Sekolah-sekolah

Edukasi Keuangan di Sekolah-sekolah

  Sabtu, 8 Oktober 2016 11:09

Berita Terkait

PONTIANAK - Dalam upaya mendukung kegiatan “Inklusi Keuangan Untuk Semua” yang digagas oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) PermataBank menginisiasi kegiatan berdimensi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) kepadasiswa/i sekolah binaan (SD/SMP/SMA). Kegiatan yang bertujuan untuk mewujudkan akses keuangan ini dikemas dalam konsep ”CERITA Permata” (Cinta & Empati daRI kiTA) yang dilakukan secara serempak di 50 kota di seluruh Indonesia, termasuk Pontianak, kemarin.

Di Pontianak, kegiatan ini digelar di SMP Negeri 8 Pontianak, Jalan Parit Haji Husein II. Para siswa begitu antusiasi mengikuti acara tersebut. Hadir pula Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Barat, Dwi Suslamanto, dan perwakilan OJK Kalimantan Barat.

Kepala Wilayah Region 8 Kalimantan Permata Bank Mariam Tjiu mengatakan, pihaknya adalah satu-satunya bank yang menjalankan kegiatan CSR serempak di 50 kota di Indonesia.  “Rencananya kegiatan ‘CERITA Permata’ini akan menjadi agenda tahunan PermataBank. Momen ini juga sekaligus digunakan untuk meluncurkan materi edukasi literasi keuangan komprehensif di tingkat SD/SMP/SMA, yaitu MODul FinansiAL atau disebut MODAL PermataBank,” ujarnya.

Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif dari 800 Employee Volunteers (EVO) PermataBank yang tersebar di 50 kota di Indonesia yaitu Jakarta, Bekasi, Karawang, Bogor, Serang, Tangerang, Bandung, Cirebon, Garut, Purwakarta, Sukabumi, Tasikmalaya, Klaten, Pekalongan, Purwokerto, Semarang, Solo, Tegal, Yogyakarta, Banyuwangi, Bojonegoro, Jember, Jombang, Kediri, Madiun, Malang, Mojokerto, Surabaya, Tulungagung, Balikpapan, Banjarmasin, Pontianak, Samarinda, Denpasar, Kendari, Makassar, Manado, Mataram, Palu, Banda Aceh, Batam, Kabanjahe, Medan, Padang Sidempuan, Pekanbaru, Jambi, Lampung, Padang, Palembang danPangkal Pinang.

Sementara itu, dalam keterangan tertulisnya, Direktur Retail Banking PermataBank, Bianto Surodjo mengatakan, “Kami sangat senang dapat melakukan kegiatan CERITA Permata ini. Sinergi dan partisipasi aktif dari semua pihak baik Regulator, EVO PermataBank, Guru dan parasiswa/i membuat kegiatan serempak di 50 kota, yang baru pertama kali dilakukan ini dapat terselenggara denganbaik. Kami merasakan antusiasme semua pihak ketika kembali kesekolah dan ikutmemberikan pengajaran MODul FinansiAL (MODAL). Harapan kami langkah kecil yang dilakukan ini dapat mendukung terwujudnya akses keuangan yang lebih luas bagi seluruh masyarakat.”

Eddie Sajoga, Head Network PermataBank menambahkan,”Kantor cabang kami merupakan garda terdepan interaksi dengan nasabah dan masyarakat. Oleh karena itu ketika kegiatan CERITA Permata ini digagas, kami ikut mendukungnya dengan penuh antusias.Sebagai Bank, kami tidak hanya melakukan kegiatan bisnissemata, namun memberikan dampak sosial bagi masyarakat di lingkungan sekitar kantor kami berada. Dengan demikian kami dapat membantu masyarakat dengan berbagai produk dan layanan yang dimiliki serta sekolah dan parasiswa/i-nya dapat lebih literate dalamhal keuangan.”

Kepala SMP N 8 Pontianak, Khairi mengapresiasi kegitan tersebut. “PermataBank membudayakan menabung sejak dini. Karena sekarang, akses keuangan sudah semakin banyak, tetapi yang perlu ditanamkan adalah budaya menabungnya. Apalaggi saat ini biasanya anak sudah diberi uang jajan. Kebijakan untuk tidak membawa sepeda motor ke sekolah juga membuat uang untuk membeli bensin bisa disisihkan,” katanya. Dia menjelaskan, kerjasama dengan PermataBank bukan hanya sekali ini saja. Pihaknya juga menerima bantuan perbaikan mushola dan dek sekolah dari PermataBank. (ars)

Berita Terkait