Edi-Bahasan Melenggang

Edi-Bahasan Melenggang

  Kamis, 11 January 2018 10:00

Berita Terkait

PONTIANAK - Setelah berkas pendaftaran pasangan Wali dan Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono dan Bahasan dinyatakan lengkap oleh KPU, maka pasangan yang diusung lima partai pemilik kursi di legislatif dan satu partai pendukung ini akan melakukan proses pemeriksaan kesehatan yang dijadwalkan pada 8-14 Januari 2018. 

Hal tersebut disampaikan Ketua KPU Pontianak, Sujadi usai pemeriksaan berkas pasangan itu. "Pasangan Edi-Bahasan merupakan pasangan kedua yang persyaratannya dinyatakan lengkap oleh KPU. Setelah ini mereka akan menempuh proses selanjutnya, yaitu proses pemeriksaan kesehatan," katanya, Rabu kemarin.

Saat pemeriksaan berkas calon tak ada persoalan. Sama halnya saat tim verifikator mengecek semua berkasnya. Tak ada yang kurang. Meski begitu, kata dia, saat pemeriksaan sempat ada syarat yang kurang. Petugas menemukan berkas dari Partai Golkar yang belum dicap. Pada saat itu langsung dilengkapi.

Ada lima partai pengusung dengan total 20 kursi, yaitu Gerindra dengan 4 kursi, Nasdem dengan 6 kursi, Golkar dengan 5 kursi, Demokrat dengan 3 kursi, PKPI 2 dengan kursi, dan satu pendukung dari PKS. Setelah ini mereka akan melakukan pengecekan kesehatan di Rumah Sakit Sudarso. Untuk pengecekan kejiwaan dilakukan di Rumah Sakit Jiwa Kalbar dan pengecekan narkotika di BNN Kalbar. 

Calon Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menjelaskan bahwa semua berkas yang dibawa pihaknya dinyatakan tak ada perbaikan oleh KPU Pontianak. Artinya, usai pemberkasan ini pihaknya akan masuk pada proses selanjutnya, yaitu pemeriksaan kesehatan.

Hal senada dikatakan pasangannya Bahasan. "Mudah-mudahan kami bisa memenuhi semua persyaratan ini dan melanjutkan ke tahapan berikutnya," terangnya.

Ketua Pemenangan pasangan Edi-Bahasan, Firdaus Zar'in mengatakan bahwa total jumlah dukungan dari usungan lima partai pada Pileg 2014 mencapai 131 ribu. Jika ditambah dukungan PKS 15 ribu suara maka total mencapai 146 ribu suara. 

"Kami berharap kemenangan itu bisa dicapai. Usai dari sini kami akan melakukan konsolidasi dengan menyiapkan saksi dan mengikuti jadwal kampanye yang disampaikan KPU. Kalau saya berharap suara dukungan partai di pileg ditambah dukungan masyarakat dalam pencoblosan bisa memenangkan pasangan ini," katanya.

Ketua Golkar Pontianak, Heri Mustamin juga menjelaskan cerita bergabungnya Golkar ke Edi-Bahasan. SK rekomendasi ini sudah ada sejak 5 Januari 2018. Namun karena harus mengikuti mekanisme politik sehingga kabarnya baru bisa diberitahu sekarang. 

Kalau soal latar belakang Golkar mendukung Edi-Bahasan, pasangan ini adalah pasangan pertama yang mendaftar ke Golkar. Golkar miliki kesamaan visi misi dengan kedua calon ini, yaitu akan membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya di Pontianak. 

"Ini sesuai dengan program Golkar. Selain itu jika mereka jadi Golkar ingin pasangan ini menyediakan kebutuhan pokok yang harganya terjangkau oleh rakyat. Kemudian diharapkan, Edi-Bahasan dapat menyediakan fasilitas perumahan rakyat," katanya.(iza) 

Berita Terkait