Edarkan Sabu Pakai Bus

Edarkan Sabu Pakai Bus

  Sabtu, 16 April 2016 09:23
JUMPA PERS : Kasat Narkoba Ipti Edhi T. Tarigan menjelaskan kronologis penangkapan narkoba.MUSTA’AN/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

BERBAGAI cara dilakukan pengedar narkoba memasukan barang haram tersebut ke daerah Kapuas Hulu. Belakangan, jasa angkutan umum seperti bis dan taksi merupakan pilihan yang favorit. Jumat (15/4) pagi, Satuan Reserse Narkoba Polres Kapuas Hulu meringkus Td (31), warga Jalan Gusti Ngurahrai, Putussibau, saat mengambil kiriman paket sabu di pangkalan bus Sentosa.

Kasat Narkoba Polres Kapuas Hulu Iptu Edhi Tarigan mengatakan, penangkapan terhadap tersangka Td  saat dia mengambil paket kiriman barang dari Pontianak, yang didalamnya terdapat satu paket narkoba jenis sabu.

Tersangka diketahui sebagai pengedar dan sudah satu tahun terakhir menjadi Target Operasi (TO) dan menjadi TO juga dalam giat Operasi Bersinar 2016 yang masi berlangsung. Dikatakan Edhi, pengintaian terhadap tersangka sudah dilakukan sejak tanggal 12 April 2016, karena saat itu petugas mendapat informasi jika tersangka akan melakukan pengiriman barang melalui bis ataupun taksi.

Hanya saja waktu itu belum jelas, namun kami terus lakukan penyelidikan. Baru pada 14 April dimendapat informasi yang bersangkutan akan melakukan pengiriman melalui bus Sentosa.

 “Saya sebar anggota mulai Simpang Sejiram dan Tepuai untuk menunggu bis Sentosa yang menuju arah Putussibau,” terangnya Jumat (15/4). Edhi menjelaskan, kronologis kejadian pada 15 April 2016, sekira pukul 01.00 WIB, Bis Sentosa lewat di Simpang Sejiram, kemudian dilakukan pembututan oleh anggota Satnarkoba, mulai dari Simpang Sejiram sampai ke Nanga Tepuai Kecamatan Hulu Gurung.

Kemudian tiga anggota, termasuk dirinya dari Tepuai membuntuti bis tersebut sampai Putussibau.

“Kami khawatir barang diturunkan di jalan. Namun hingga masuk Putussibau sekitar jam 04.00 WIB subuh, bisa tidak kemana-mana, hanya menurunkan penumpang,” tutur Edhi. Baru sekitar pukul 07.00 WIB, Bis tiba di Pangkalannya  Jalan Ngurahrai Putussibau untuk menurunkan barang-barang.

Disana sudah ada anggota yang mengendap disekitar kantor perumahan PLN lama untuk mengamati tersangka datang mengambil barang pesanannya. Berselang beberapa menit, tersangka pun datang menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter warna hitam, dengan Nomor Polisi KB 4466 FH, setelah itu tersangka masuk kedalam ruangan booking untuk mengambil satu paket kiriman dari Pontianak.

“Saya dan empat anggota menunggu, setelah tersangka keluar, kami langsung lakukan penangkapan dan penggledahan, dalam paket itu ditemukan baju merah, setelah kami balik dalam bagian baju ada satu paket sabu yang di isolasi,” papar Kasat. Barang itu dikirim dari salah seorang bernama Iskandar di Pontianak. Diketahui juga bahwa tersangka Td memiliki jaringan yang luas di daerah lintas selatan.

Edhi mengaku saat ini pihaknya tengah melakukan pengembangan dan terhadap rumah tersangka akan dilakukan penggledahan.

“Tersangka akan kami tes urinenya,” katanya.Jaringan Td sangat luas, karena dia memiliki bengkel, polisi agak susah meneliti, orang banyak keluar masuk servis sepeda. Tersangka dikenakan Pasal 112, 114 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.(aan)

Berita Terkait